Real Madrid Tumbang di Kandang Benfica, Arbeloa: Saya Tanggung Jawab!
LISBON, iNews.id – Real Madrid harus mengubur harapan finis di delapan besar fase liga Liga Champions 2025-2026 usai kalah 2-4 dari Benfica. Kekalahan ini membuat mereka mengakhiri fase liga di peringkat kesembilan dan kembali menjalani jalur playoff untuk musim kedua beruntun.
Kekalahan di Estadio da Luz menjadi pukulan telak bagi Real Madrid. Mereka gagal tampil konsisten sepanjang laga penentuan, sementara Benfica tampil agresif di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih Real Madrid Álvaro Arbeloa mengakui timnya tampil jauh dari standar yang dibutuhkan untuk memenangkan laga besar di Liga Champions. Dia menilai banyak aspek permainan tidak berjalan sesuai harapan.
“Kami jauh dari apa yang ingin kami capai, dari tuntutan lawan, dari atmosfer, dari apa yang kami perebutkan. Kami tidak mampu menjawab tantangan selama 90 menit,” ujar Arbeloa, dikutip dari Football Espana.
Benfica Libas Real Madrid, Mourinho Sentil Keras Para Pengkritik
Arbeloa menegaskan laga seperti ini menuntut kesempurnaan selama pertandingan penuh. Menurut dia, Real Madrid gagal memenuhi kebutuhan tersebut saat menghadapi Benfica.
“Untuk memenangkan pertandingan seperti ini, kamu harus melakukan banyak hal dengan benar selama 90 menit. Kami sadar masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan kami harus terus melangkah ke depan,” kata dia.
Klasemen Akhir Liga Champions 2025-2026: Real Madrid Harus Lalui Jalur Playoff
Pelatih asal Spanyol itu tidak mencari kambing hitam. Dia secara terbuka mengambil tanggung jawab atas kekalahan tersebut, seperti yang pernah terjadi di laga sebelumnya.
Hasil Lengkap Liga Champions: Barcelona Bantai FC Copenhagen, Real Madrid Tumbang di Markas Benfica
“Saya bertanggung jawab atas kekalahan ini, seperti saat melawan Albacete. Saat semuanya tidak berjalan baik, saya merasa sepenuhnya bertanggung jawab,” ucap Arbeloa.
Meski demikian, Arbeloa menegaskan perjalanan Real Madrid di Liga Champions belum berakhir. Dia mengingatkan timnya masih memiliki dua pertandingan di babak play-off.
“Mereka belum menyingkirkan kami dari Liga Champions. Kami masih punya dua pertandingan dan kami akan menghadapi dua laga itu,” ujar dia.
Arbeloa juga menjelaskan keputusan teknisnya yang memilih Jorge Cestero ketimbang Dani Ceballos. Dia menilai keputusan tersebut diambil demi menjaga keseimbangan tim.
“Itu keputusan teknis. Kami perlu mencegah situasi seperti yang terjadi pada Asencio. Semua pemain bertahan sudah mengantongi kartu. Saya ingin sedikit melindungi tim karena saya tahu mereka bisa menembus kami lewat serangan,” kata Arbeloa.
Menurut Arbeloa, kepercayaan kepada Cestero tetap tinggi meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Dia menegaskan tidak ada faktor lain di balik keputusan tersebut.
“Saya sangat percaya kepada Cestero dan dia cocok dengan kebutuhan tim. Tidak ada hal lain,” ujar dia.
Kekalahan dari Benfica memastikan Real Madrid kembali menjalani jalur sulit di Liga Champions. Hasil undian play-off akan menentukan apakah mereka kembali bertemu Benfica atau menghadapi Bodo/Glimt demi tiket ke babak gugur.
Editor: Abdul Haris