Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman: Fisik Saya Mungkin Kecil, Tapi Semangat Besar!
Advertisement . Scroll to see content

Rekam Jejak Mentereng Herdman Tak Jamin Instan, Timnas Indonesia Perlu Waktu

Rabu, 07 Januari 2026 - 16:43:00 WIB
Rekam Jejak Mentereng Herdman Tak Jamin Instan, Timnas Indonesia Perlu Waktu
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Foto: The Globe and Mail)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – John Herdman dinilai memiliki kualitas mumpuni sebagai pelatih Timnas Indonesia, namun proses membangun skuad Garuda disebut tidak bisa instan. Penilaian itu disampaikan pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, menyusul penunjukan pelatih asal Inggris tersebut.

Herdman dipercaya PSSI menggantikan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Figur berusia 50 tahun itu direkrut berkat rekam jejaknya saat menangani Timnas Kanada, baik putra maupun putri.

Nama Herdman mencuat di level internasional usai membawa Timnas Kanada putra lolos ke Piala Dunia 2022. Dia juga mencatat prestasi konsisten bersama Timnas Kanada putri dengan meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016.

Kesit mengakui capaian tersebut menjadi bukti kapasitas Herdman sebagai pelatih berpengalaman. Namun, menurutnya, keberhasilan serupa tidak bisa diraih dalam waktu singkat bersama Timnas Indonesia.

“John Herdman punya rekam jejaknya lumayan bagus, jika merunut kiprahnya saat membangun timnas Kanada, baik timnas putri maupun timnas putra,” kata Kesit kepada iNews Media Group, Rabu (7/1/2026).

“Keberhasilan membawa timnas putri Kanada menembus tiga besar Olimpiade dua kali beruntun (2012 dan 2016), serta meloloskan tim putra ke Piala Dunia 2022 menunjukkan dia sebagai pelatih yang sukses. Namun dibutuhkan waktu panjang buat Herdman untuk mencapai hasil tersebut,” tuturnya.


Kesabaran Jadi Tantangan Besar

Kesit menilai tantangan utama Herdman bersama Timnas Indonesia terletak pada ekspektasi publik yang terlanjur tinggi. Dia menyebut proses pembangunan tim membutuhkan waktu dan konsistensi.

“Pertanyaanya buat kita, bisakah atau sabarkah PSSI dan juga masyarakat Indonesia menunggu proses seperti yang dijalankan Herdman bersama Timnas Kanada? Mengingat ekspektasi yang sudah terlanjur tinggi yang dimiliki masyarakat Indonesia terhadap timnas,” ujarnya.

Menurut Kesit, kehadiran banyak pemain diaspora di skuad Garuda belum otomatis menjadikan Timnas Indonesia siap bersaing di level dunia. Dia menilai pondasi tim masih perlu diperkuat secara menyeluruh.

“Kendati timnas banyak dihuni pemain Diaspora, tetap dibutuhkan waktu yang tidak bisa singkat untuk menjadikan timnas kita kuat dan tangguh dan dapat mencapai target yang dicanangkan PSSI,” ucapnya.

“Alasannya, pondasi timnas belum cukup kuat untuk betul-betul bisa bersaing di level dunia. Butuh waktu dan kesabaran dengan tetap menjalankan program yang terarah untuk timnas,” tambah Kesit.

Di sisi lain, PSSI dijadwalkan mengumumkan John Herdman secara resmi kepada publik pada Senin (12/1/2026) mendatang. Pelatih asal Inggris tersebut diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2030.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut