Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pernyataan Lengkap Man United usai Depak Ruben Amorim, Sebut Alasan Utama Pemecatan
Advertisement . Scroll to see content

Rekor Mengerikan Ruben Amorim di Man United, Terburuk Sejak 1971

Senin, 05 Januari 2026 - 17:37:00 WIB
Rekor Mengerikan Ruben Amorim di Man United, Terburuk Sejak 1971
Rekor mengerikan Ruben Amorim di Man United. (Foto: NYT)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.idManchester United resmi memutuskan hubungan dengan Ruben Amorim setelah catatan statistiknya menunjukkan tren negatif selama 14 bulan menjabat sebagai pelatih. Keputusan ini diumumkan setelah Amorim dikabarkan menyinggung hierarki klub, seperti dilaporkan Sky Sports.

Secara angka, Amorim hanya meraih 24 kemenangan dari 63 pertandingan, menghasilkan persentase kemenangan 38,71%. Statistik ini menjadikannya salah satu pelatih dengan rekor terburuk di MU sejak Frank O’Farrell yang dipecat pada 1971.

Jika melihat total pertandingan, Amorim memimpin 81 laga dengan hanya 30 kemenangan, setara dengan 37,04%, memperkuat tren negatif selama kepemimpinannya di Old Trafford. Statistik ini juga menunjukkan kesulitan Amorim dalam menyeimbangkan tekanan internal klub dan performa tim di lapangan.

Manchester United mengeluarkan pernyataan resmi terkait pemecatan ini.

“Ruben Amorim telah meninggalkan posisinya sebagai Pelatih Kepala Manchester United," tulis MU.

“Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Premier, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi di Liga Premier," lanjutnya.

“Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”

Statistik buruk Amorim sekaligus menjadi pertimbangan utama klub untuk melakukan pergantian, sekaligus menegaskan bahwa Manchester United kini fokus membenahi performa tim agar tetap bersaing di papan atas Premier League.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut