Respons Tegas Erick Thohir usai Mees Hilgers Prioritaskan Cari Klub Ketimbang Timnas Indonesia, Erick Thohir Bilang Begini
JAKARTA, iNews.id – Mees Hilgers dipastikan tidak akan memperkuat Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday melawan Taiwan (5 September) dan Lebanon (8 September) 2025. Bek berusia 24 tahun itu memilih absen karena tengah fokus menuntaskan proses transfer ke klub baru.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan respons tegas namun suportif. Menurutnya, PSSI memahami sepenuhnya keputusan Hilgers yang saat ini lebih memilih menyelesaikan urusan karier di level klub.
Ia menegaskan federasi harus bersikap bijak dalam merespons dinamika pemain, apalagi jika berkaitan dengan masa depan mereka di Eropa.
“Tentu kembali kita harus proaktif dan suportif terhadap pemain. Sepertinya kemarin dia ada transfer yang tidak terjadi, mungkin administrasi antara klubnya, kita juga harus kasih kesempatan,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (3/9/2025).
“Walau bagaimana kan pilihan para pemain ini, apakah bermain di liga kita, apakah bermain di luar negeri, tentu kita harus dukung juga kariernya mereka. Ini menjadi bagian kita konsolidasi,” tambahnya.
Saat ini, Mees Hilgers masih memiliki kontrak bersama FC Twente hingga tahun 2026. Namun, ia telah secara terbuka menyatakan niat untuk meninggalkan klub.
Di menit-menit akhir jendela transfer musim panas, Hilgers dikabarkan hampir bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Stade Brest. Sayangnya, transfer tersebut gagal karena dokumen administrasi tidak selesai tepat waktu.
Tidak hanya itu, Go Ahead Eagles juga disebut-sebut tertarik meminjam Hilgers. Tapi kesepakatan itu pun kandas karena kedua klub tidak mencapai titik temu.
Meski gagal berganti klub sejauh ini, bursa transfer di beberapa liga Eropa masih aktif, seperti di Portugal, Belgia, Polandia, Turki, Yunani.
Dengan beberapa opsi tersebut masih terbuka, publik kini menanti ke mana Hilgers akan melanjutkan kariernya musim ini. Keputusan ini juga bisa berdampak langsung pada performanya bersama Timnas Indonesia di masa mendatang.
Editor: Reynaldi Hermawan