Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erick Thohir Ubah Sistem Pelatnas Indonesia, Tak Ada Lagi Program Latihan Asal Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Rizki Juniansyah Hadapi Tantangan Baru pada Debutnya di Asian Games 2026, Tetap Ditargetkan Emas!

Kamis, 10 September 2026 - 07:15:00 WIB
Rizki Juniansyah Hadapi Tantangan Baru pada Debutnya di Asian Games 2026, Tetap Ditargetkan Emas!
Rizki Juniansyah siap menghadapi tantangan baru di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: iNews/Cikal Bintang Raissatria)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idRizki Juniansyah menghadapi tantangan baru pada debutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Peraih medali emasOlimpiade Paris 2024 itu akan tampil di kelas 85 kilogram putra setelah sebelumnya berjaya di kelas 73 kilogram.

Status sebagai juara Olimpiade Paris 2024 membuat ekspektasi tinggi mengiringi langkah Rizki di Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Namun, lifter berusia 23 tahun itu tidak ingin menjadikan target medali sebagai beban.

Bagi Rizki, harapan meraih emas justru menjadi motivasi untuk tampil lebih maksimal bersama kontingen Indonesia. Dia memilih menjaga kondisi mental agar tekanan tidak mengganggu performanya saat bertanding.

“Sebenarnya bukan beban bagi saya. Itu sebagai motivasi untuk semangat lagi buat bertanding,” ujar Rizki usai pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Rizki menyadari ekspektasi besar bisa menjadi tantangan tersendiri bagi seorang atlet. Karena itu, dia berusaha menikmati setiap proses persiapan dan tidak memikirkan tekanan secara berlebihan.

“Kalau dijadikan beban, pertandingan saya bisa jelek. Jadi saya tetap bawa enjoy,” kata Rizki.


Naik Kelas 85 Kg, Rizki Siapkan Kekuatan Baru

Selain tekanan sebagai juara Olimpiade, Rizki juga harus menghadapi tantangan adaptasi karena naik kelas pertandingan. Dari sebelumnya berlaga di nomor 73 kilogram, kini dia akan bersaing di kelas 85 kilogram putra.

Saat ini berat badan Rizki berada di kisaran 78 kilogram. Proses meningkatkan bobot tubuh menjadi salah satu bagian penting dalam persiapannya menuju Asian Games 2026.

Namun, Rizki menegaskan kenaikan berat badan tidak dilakukan sembarangan. Dia ingin tambahan bobot tersebut mampu meningkatkan kekuatan dan memberikan manfaat saat bertanding.

“Saya naik berat badan bukan asal naik, tapi harus mempunyai power yang bermanfaat buat bertanding,” tutur Rizki.

Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rizki akan tampil di kelas berbeda dengan Rahmat Erwin Abdullah yang turun di nomor 75 kilogram. Sebelumnya, kedua lifter Indonesia tersebut sempat diproyeksikan tampil di kelas 75 kilogram.

Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) menargetkan empat medali dari delapan lifter yang dikirim ke Jepang. Rizki menjadi salah satu andalan Indonesia setelah sukses merebut emas Olimpiade Paris 2024.

Meski membawa status sebagai salah satu atlet unggulan, Rizki memilih fokus pada persiapannya sendiri. Dia ingin memberikan penampilan terbaik tanpa terbebani predikat juara Olimpiade.

“Yang penting saya jalan sendiri, yang penting sudah bisa berusaha yang terbaik buat Indonesia,” ungkap Rizki.

Selain Rizki dan Rahmat Erwin Abdullah, sektor putra Indonesia juga diperkuat Ricko Saputra di kelas 60 kilogram dan Eko Yuli Irawan di kelas 65 kilogram.

Sementara sektor putri akan diisi Luluk Diana Tri Wijayana (49 kilogram), Juliana Klarisa (53 kilogram), Natasya Beteyob (61 kilogram), dan Indah Afriza (69 kilogram).

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi kesempatan bagi Rizki untuk membuktikan diri di kelas baru setelah mencatat sejarah sebagai peraih emas Olimpiade. Tantangan besar sudah menanti, tetapi target emas tetap menjadi misi utama Indonesia.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut