Roberto Mancini Berpeluang Kembali Jadi Pelatih Timnas Italia usai Paolo Maldini Mundur
ROMA, iNews.id – Timnas Italia berpeluang kembali ditangani Roberto Mancini setelah mundurnya Paolo Maldini dan Leonardo mengguncang proyek besar Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Presiden FIGC Giovanni Malago kini dilaporkan ingin menentukan pelatih lebih dahulu sebelum mencari direktur teknis baru.
Mancini muncul sebagai kandidat terdepan untuk mengisi kursi pelatih Gli Azzurri. Antonio Conte masih masuk bursa, tetapi mantan pelatih Napoli tersebut dilaporkan belum mendapat pendekatan resmi dari federasi.
Situasi ini mengubah rancangan awal Malago saat mencalonkan diri sebagai Presiden FIGC. Dia sebelumnya membentuk jabatan direktur teknis Club Italia untuk mengawasi tim senior, kelompok umur, akademi, sekaligus ikut menentukan pelatih kepala.
Maldini lalu ditunjuk sebagai direktur teknis pada 11 Juli 2026 dengan Leonardo sebagai penasihat. Namun, keduanya mundur hanya 16 hari kemudian setelah proses pencarian pelatih baru menemui jalan buntu.
Maldini dan Leonardo sempat membidik Carlo Ancelotti serta Pep Guardiola. Ancelotti sudah terikat dengan Timnas Brasil, sedangkan Guardiola menolak pendekatan untuk menangani Italia.
Pilihan berikutnya mengarah kepada Andrea Pirlo. Rencana tersebut batal setelah muncul penolakan terkait kerja sama komersial Pirlo dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet.
Kegagalan menunjuk Pirlo kemudian memicu mundurnya Maldini dan Leonardo. Kepergian dua figur tersebut membuat FIGC kembali menghadapi kekosongan pada posisi pelatih dan direktur teknis.
Malago kini dikabarkan mempertimbangkan untuk memilih pelatih secara langsung. Setelah posisi tersebut terisi, federasi baru akan menunjuk pengganti Maldini di struktur Club Italia.
Giorgio Chiellini menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi jabatan direktur teknis. Mantan kapten Timnas Italia itu saat ini bekerja sebagai direktur Juventus dan dinilai memiliki pengalaman serta hubungan kuat dengan Gli Azzurri.
Jika terpilih, Mancini akan kembali menangani Timnas Italia setelah meninggalkan posisi tersebut pada Agustus 2023. Dia sebelumnya memimpin Gli Azzurri sejak 2018 dan membawa tim menjuarai Euro 2020.
Mancini mundur secara mendadak setelah hubungannya dengan kepemimpinan FIGC saat itu memburuk. Dia kemudian menerima tawaran melatih Timnas Arab Saudi dengan nilai kontrak lebih besar.
Perjalanannya bersama Arab Saudi hanya bertahan hingga Oktober 2024. Mancini kemudian menangani klub Qatar, Al-Sadd, sebelum kerja sama tersebut berakhir pada Juni 2026.
Mancini kini dinilai sebagai pilihan yang paling memungkinkan karena berstatus tanpa klub dan sudah memahami lingkungan Timnas Italia. Malago juga disebut telah bertemu dengannya sebelum terpilih menjadi Presiden FIGC.
Meski demikian, penunjukan tersebut belum resmi. FIGC masih harus menentukan apakah pelatih dipilih lebih dahulu atau menunggu pengangkatan direktur teknis baru.
Krisis ini membuat proyek pembaruan sepak bola Italia kembali berada di persimpangan. Rencana menyerahkan keputusan teknis kepada Maldini kini berpotensi berakhir dengan Malago memilih sendiri Mancini sebagai pelatih Gli Azzurri.
Editor: Abdul Haris