Rumput GBK Jadi Sorotan Jelang Indonesia vs Saint Kitts, Netizen: Dipakai Langsung Rusak?
JAKARTA, iNews.id - Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) jelang FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis langsung jadi sorotan publik. Kondisi lapangan yang terlihat rapi justru memicu perdebatan di media sosial.
Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 dengan seluruh pertandingan dipusatkan di SUGBK, Jakarta. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB. Laga tersebut menjadi pertandingan pembuka bagi Skuad Garuda di ajang internasional itu.
Jelang pertandingan, akun Instagram @love_gbk mengunggah kondisi terbaru stadion. Dalam unggahan tersebut, rumput lapangan tampak hijau rapi dengan pola kotak-kotak yang khas dan terlihat terawat.
2 Pemain Timnas Indonesia Mejeng di Poster Resmi FIFA Series 2026, Siapa Dia?
Namun, penampakan tersebut justru memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang meragukan kualitas rumput saat digunakan dalam pertandingan sesungguhnya, terutama jika cuaca tidak mendukung.
“Pas di injek bentol bentol biasanya, mengelupas,” komentar @june_ryan**
Saint Kitts and Nevis Pakai Bantuan Orang Dalam untuk Hancurkan Timnas Indonesia
“pas dipake, eh hujan........eaaaaaa kembali ke settingan pabrik,” tulis @duke.pr**
Justin Hubner Sebut FIFA Series 2026 Jadi Momen Pamer Kekuatan Timnas Indonesia
Komentar tersebut mencerminkan kekhawatiran publik terhadap daya tahan rumput GBK saat digunakan dalam laga intensitas tinggi. Kondisi lapangan memang kerap menjadi faktor krusial dalam pertandingan sepak bola.
Jadwal dan Rangkaian Laga FIFA Series 2026
Beckham Putra Punya Misi Khusus di Timnas Indonesia, Siap Rebut Panggung FIFA Series 2026
Selain laga Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis, SUGBK juga akan menggelar pertandingan lain. Salah satunya duel antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon yang berlangsung sebelum laga utama.
Turnamen ini tidak hanya menghadirkan laga pembuka, tetapi juga akan ditutup dengan pertandingan final. Laga puncak tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/3/2026) di stadion yang sama.
Dengan rangkaian pertandingan tersebut, kondisi rumput GBK dipastikan akan mendapat perhatian ekstra. Intensitas penggunaan dalam waktu singkat menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola stadion.
Sorotan netizen menambah tekanan jelang turnamen bergulir. Publik menanti apakah rumput SUGBK benar-benar mampu bertahan dan tetap dalam kondisi optimal sepanjang FIFA Series 2026 berlangsung.
Editor: Reynaldi Hermawan