Saddil Ramdani Punya Misi Khusus di Persebaya: Obah Banyak Bicara, Pilih Kerja Keras
SURABAYA, iNews.id - Saddil Ramdani resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya untuk menghadapi Super League 2026-2027. Winger Timnas Indonesia itu datang dengan status pinjaman dari Persib Bandung selama satu musim.
Kedatangan pemain berusia 27 tahun tersebut menjadi tambahan penting bagi Persebaya yang sedang mematangkan kekuatan untuk menghadapi persaingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Saddil diharapkan memberikan pilihan baru di sektor sayap sekaligus menambah daya gedor lini depan Bajul Ijo.
Saddil bukan pemain yang minim pengalaman. Dia sudah memperkuat sejumlah klub di Indonesia serta memiliki pengalaman berkarier di Malaysia bersama FA Pahang dan Sabah FC. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan baru di Surabaya.
Kini, Saddil harus beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus sistem permainan yang diterapkan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Dia mengaku bersyukur mendapat kesempatan memperkuat klub asal Kota Pahlawan tersebut.
"Saya sangat bersyukur dan senang bisa mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari Persebaya. Bagi saya, ini adalah awal yang baru dan tentunya sebuah tanggung jawab yang besar," ujar Saddil Ramdani dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Rabu (9/9/2026).
Saddil tidak ingin kedatangannya hanya menjadi perpindahan klub semata. Dia menyadari status sebagai pemain anyar membuat proses adaptasi menjadi salah satu tugas utama yang harus segera dijalankan.
"Saya ingin belajar, beradaptasi dengan teman-teman baru, dan memberikan yang terbaik untuk tim," tambahnya.
Tantangan Saddil bersama Persebaya tidak berhenti pada persaingan memperebutkan tempat di tim utama. Dia juga akan berhadapan dengan ekspektasi besar Bonek dan Bonita yang dikenal memiliki kecintaan kuat terhadap klub kebanggaan Surabaya tersebut.
Saddil menyadari dukungan suporter akan menjadi bagian penting dalam perjalanan musimnya bersama Persebaya. Dia berharap bisa segera merasakan langsung atmosfer pertandingan di Surabaya.
Pemain yang pernah memperkuat Persela Lamongan tersebut juga mengapresiasi sambutan yang diterimanya setelah tiba di klub. Saddil berharap dukungan dari Bonek dan Bonita terus mengalir selama perjalanan Persebaya di kompetisi.
"Saya tahu mereka memiliki kecintaan yang sangat besar terhadap Persebaya. Saya berharap bisa mendapatkan dukungan dan doa dari semuanya. Saya juga ingin membalas kepercayaan itu dengan kerja keras di lapangan," tutur Saddil Ramdani.
Untuk musim pertamanya bersama Persebaya, Saddil memilih tidak memasang target pribadi secara berlebihan. Dia lebih memprioritaskan proses membangun chemistry dengan rekan-rekan setim dan memahami instruksi Bernardo Tavares.
Menurut Saddil, proses adaptasi akan menjadi bagian penting untuk menemukan permainan terbaiknya bersama Persebaya. Karena itu, dia ingin menjalani setiap tahapan secara maksimal tanpa terburu-buru menetapkan pencapaian individual.
"Saya akan berusaha memberikan yang terbaik, tetap rendah hati, dan menikmati setiap proses bersama tim. Semoga kita bisa berjalan bersama dan memberikan yang terbaik untuk Persebaya," tutur Saddil.
Saddil juga menegaskan fokus utamanya bukan mengejar pencapaian pribadi. Pemain sayap tersebut ingin memberikan kontribusi sesuai kebutuhan tim serta menjalankan instruksi pelatih.
"Saya tidak ingin terlalu banyak berbicara tentang target pribadi. Yang paling penting bagi saya adalah bekerja keras, mengikuti arahan coach, dan membantu tim sesuai dengan kemampuan saya," pungkasnya.
Kehadiran Saddil membuat Persebaya memiliki tambahan opsi di sektor sayap untuk mengarungi Super League 2026-2027. Sementara bagi sang pemain, musim baru bersama Bajul Ijo menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru sekaligus menjawab ekspektasi besar suporter di Surabaya.
Editor: Reynaldi Hermawan