Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gabung Agensi Top Dunia! Mees Hilgers Dapat Klub Baru di 2026
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia, Pernah Tekuk Qatar via Gol Keren Ponaryo

Kamis, 23 Juni 2022 - 09:30:00 WIB
Sejarah Kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia, Pernah Tekuk Qatar via Gol Keren Ponaryo
Pemain Timnas Indonesia, Ponaryo Astaman (tengah) merayakan gol ke gawang Qatar bersama Alex Pulalo dan Elie Aiboy dalam ajang Piala Asia 2004. (Foto: Youtube/@AFC Asian Cup)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Timnas Indonesia berhasil masuk sebagai satu dari 24 peserta dalam ajang Piala Asia 2023. Dengan keikutsertaan ini, terhitung Timnas Indonesia sudah lima kali berlaga di ajang bergengsi benua Asia tersebut.

Sejarah Timnas Indonesia di Piala Asia memang tak terlalu manis. Namun, keikutsertaan skuad Garuda di ajang ini tetap menjadi perhatian khususnya bagi fans sepak bola tanah air.

Ajang Piala Asia merupakan kejuaraan kontinental tertua di dunia setelah Copa America. Laga ini dilaksanakan setiap 4 tahun sekali sejak 1956, tetapi Konfederasi Sepak Bola Asia mengubah siklus penyelenggaraan turnamen ini ke tahun yang lebih sepi.

Mengingat Kejuaraan Sepak Bola Eropa hingga Olimpiade Musim Panas kerap terlaksana bersamaan dengan Piala Asia. Tim nasional yang memenangkan turnamen Piala Asia akan mendapatkan titel juara Asia dan langsung lolos mengikuti Piala Konfederasi FIFA.

Striker Timnas Indonesia Widodo C Putro (kanan) merayakan golnya ke gawang Kuwait pada fase grup Piala Asia 1996 di Stadion Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (Foto: Twitter @MirrorFootball)
Striker Timnas Indonesia Widodo C Putro (kanan) merayakan golnya ke gawang Kuwait pada fase grup Piala Asia 1996 di Stadion Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (Foto: Twitter @MirrorFootball)

Kapan terakhir kali Indonesia lolos Piala Asia? Pertanyaan tersebut kerap menjadi hal yang diperbincangkan publik Tanah Air. Sebelum melangkah ke Piala Asia 2023, skuad Garuda terakhir kali berlaga di Piala Asia pada 2007 silam. 

Kala itu, Timnas Indonesia berstatus sebagai tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Timnas Indonesia sendiri sudah empat kali ambil bagian di Piala Asia yakni pada 1996, 2000, 2004, dan 2007. 

Namun sayangnya dari keempat tahun itu, aksi Timnas Indonesia selalu gugur di fase grup. Hal ini yang membuat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bersama timnya bertekad untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023.

Diketahui pada tahun 1996, Indonesia mencetak rekor tak pernah menang, kalah dua kali, dan seri sekali. Hal ini membuat Indonesia berada di posisi buncit. Namun ada hal menarik di pertandingan Indonesia melawan Kuwait saat Piala Dunia 1996 ini.

Meski berhasil imbang 2-2, pemain Indonesia mengukir gol fenomenal melalui gol salto Widodo Cahyono Putro. Gol tersebut kemudian disebut sebagai gol terbaik dalam sejarah Piala Asia.

Striker Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2007, Bambang Pamungkas berinteraksi dengan pelatihnya, Ivan Kolev di tengah laga. (Foto: Instagram/@afcasiancup)
Striker Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2007, Bambang Pamungkas berinteraksi dengan pelatihnya, Ivan Kolev di tengah laga. (Foto: Instagram/@afcasiancup)

Selanjutnya, pada Piala Asia tahun 2000, nasib Indonesia masih sama. Lagi-lagi Timnas Indonesia harus puas menjadi juru kunci.

Pada edisi 2004, Indonesia mulai ada peningkatan dengan mencuri kemenangan pertama meski dua laga lainnya berakhir kalah. Kemenangan mampu diraih saat melawan Qatar. Kalah itu Indonesia menang 2-1 di mana gol dicetak oleh Budi Sudarsono dan sepakan spektakuler Ponaryo Astaman.

Sementara di Piala Asia 2007, Skuad Garuda memanen hasil yang sama. Pada edisi ini, skuad Garuda menang 2-1 melawan Bahrain. Gol Timnas Indonesia saat itu dicetak oleh Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Kini, pecinta sepak bola Tanah Air menantikan sepak terjang Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 mendatang. Kesuksesan Timnas Indonesia di perjalanan Piala Asia 2023 ini setidaknya sudah menunjukkan bahwa Timnas Indonesia memiliki kemampuan yang bisa diandalkan. 

Terbukti, Indonesia lolos dengan menjadi runner up Grup A di Kualifikasi Piala Asia 2023 dan mengumpulkan enam poin. Keberhasilan ini diperoleh Timnas Indonesia setelah berhasil mencukur habis Nepal dengan skor 7-0. 

Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Witan Sulaeman merayakan gol ke gawang Nepal pada laga terakhir Grup A kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Jaber Al-Ahmad, Kuwait pada Rabu (15/6/2022). (Foto: Instagram/@pssi)
Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Witan Sulaeman merayakan gol ke gawang Nepal pada laga terakhir Grup A kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Jaber Al-Ahmad, Kuwait pada Rabu (15/6/2022). (Foto: Instagram/@pssi)

Adapun ketujuh gol tersebut diperoleh dari enam pemain, yaitu Dimas Drajad, Witan Sulaeman yang mencetak dua gol, Fachruddin Aryanto, Saddil Ramdani, Elkan Baggot, dan Marselino Ferdinan.

Selain menorehkan catatan rekor gol terbanyak dalam satu laga Kualifikasi Piala Asia 2023, Timnas Indonesia juga diketahui memiliki skuad termuda kedua di Kualifikasi Piala Asia 2023 dengan rata-rata umur pemain skuad Garuda adalah 23,6 tahun.

Baca pembahasan mengenai Jejak Garuda di Piala Asia selengkapnya di Sportstars.id melalui link berikut https://www.sportstars.id/tag/piala-asia.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut