Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengakuan Pemain RD Kongo: Tak Ada Instruksi Jaga Ketat Ronaldo, Dia Sudah Tua
Advertisement . Scroll to see content

Sepatu Pink Dominasi Piala Dunia 2026, Ternyata Ada Alasan Ilmiah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00:00 WIB
 Sepatu Pink Dominasi Piala Dunia 2026, Ternyata Ada Alasan Ilmiah
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026 (Foto: FIFA)
Advertisement . Scroll to see content

MEXICO CITY, iNews.idSepatu pink Piala Dunia 2026 mendominasi hampir setiap pertandingan fase grup dan langsung mencuri perhatian penonton global. Sejak menit awal kemenangan Meksiko atas Afrika Selatan, warna mencolok itu terlihat dikenakan mayoritas pemain di lapangan.

Fenomena tersebut bukan kebetulan. Tren sepatu pink terus berlanjut di hampir seluruh laga Piala Dunia 2026, membuat warna cerah ini menjadi pemandangan paling konsisten di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Piala Dunia dikenal sebagai salah satu ajang siaran televisi terbesar di planet ini. Situasi itu dimanfaatkan produsen perlengkapan olahraga untuk memamerkan produk terbaru kepada jutaan pasang mata di seluruh dunia.

Setiap pemain yang tampil di Piala Dunia umumnya terikat kontrak sepatu dengan merek besar dan mendapat edisi terbaru untuk dipakai di panggung global. Musim panas ini, tiga raksasa industri memilih arah serupa.

Nike, Adidas, dan Puma kompak menjadikan pink sebagai warna utama desain sepatu mereka. Keputusan ini lahir dari riset internal Nike terkait psikologi atlet.

Riset Kepercayaan Diri Jadi Kunci

Odinga Nimako, figur senior di tim global sepatu sepak bola Nike, menjelaskan riset tersebut kepada The Athletic. “Yang terus kami dengar dari atlet dan konsumen, terutama saat momen besar, warna cerah memberi rasa percaya diri. Itu menjadi titik awal kami,” ujar Nimako.

“Kami kemudian fokus mencari warna paling terang, warna yang benar-benar memperkuat rasa percaya diri tersebut, dan pink menjadi salah satunya,” lanjutnya.

Menurut Nimako, pink bukan sekadar warna mencolok, tetapi juga membawa pesan tersendiri.

“Kami selalu mendengar dari konsumen dan atlet, saat kamu memakai warna seperti pink yang sangat berani dan terang, ada kesan kamu harus benar-benar hebat untuk memakainya,” ucapnya.

“Di sisi lain, pink juga sudah diterima secara luas, tidak terlalu spesifik, dan bisa menjangkau audiens yang sangat besar,” tambah Nimako.

Faktor visibilitas juga berperan besar. Warna pink kontras tajam dengan hijau rumput lapangan, membuat sepatu mudah terlihat baik dari tribun stadion maupun layar televisi.

Menariknya, tidak satu pun dari 48 tim peserta Piala Dunia 2026 mengenakan seragam berwarna pink. Kondisi itu membuat sepatu berwarna cerah tersebut selalu menonjol tanpa bentrok dengan warna kostum tim.

Nimako mengungkap Nike sempat menguji beberapa pilihan warna sebelum menentukan keputusan akhir.

“Pink benar-benar membantu sepatu tampil menonjol di atas rumput hijau, baik saat ditonton langsung maupun lewat televisi. Visibilitas menjadi faktor penting yang kami pertimbangkan,” katanya.

“Untuk momen Piala Dunia ini, kami ingin dampak visual yang kuat. Niat kami memastikan sepatu terlihat menonjol dibandingkan kostum. Di turnamen lain pendekatan bisa berbeda, tetapi kali ini kami ingin sepatu benar-benar ‘meledak’ secara visual,” ucap Nimako.

Meski begitu, ada pengecualian mencolok. Lionel Messi mencetak hat-trick Piala Dunia pertamanya mengenakan sepatu Adidas El Ultimo Tango berwarna putih dan biru. Sementara itu, Cristiano Ronaldo tampil dengan sepatu emas khusus buatan Nike pada laga pembuka Portugal.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut