Sergio Busquets Resmi Kembali ke Barcelona, Mulai Karier sebagai Pelatih
BARCELONA, iNews.id - Sergio Busquets kembali ke Barcelona untuk memulai karier kepelatihannya setelah mengakhiri perjalanan sebagai pemain bersama Inter Miami.
Busquets akan membantu Barça Atlètic sambil menyelesaikan proses mendapatkan lisensi kepelatihan. Barcelona mengumumkan kembalinya mantan gelandang tersebut pada Senin (17/8/2026).
Kepulangan Busquets menjadi babak baru dalam perjalanan pria berusia 38 tahun itu bersama klub yang membesarkan namanya. Setelah bertahun-tahun mengatur permainan dari tengah lapangan, dia kini mulai belajar menjalankan peran dari sisi lapangan.
Busquets sebelumnya mengakhiri karier bermain setelah mengangkat trofi MLS Cup 2025 bersama Inter Miami. Dia ikut membawa klub tersebut menang 3-1 atas Vancouver Whitecaps pada 6 Desember.
Momen tersebut juga terasa spesial karena Busquets meraih gelar bersama Jordi Alba. Keduanya kembali bermain bersama Lionel Messi dan Luis Suarez setelah pernah menjadi bagian penting Barcelona.
Kuartet tersebut memiliki sejarah panjang di Barcelona. Busquets, Alba, Messi, dan Suarez pernah menjadi bagian dari periode sukses Blaugrana, termasuk saat Barcelona meraih 13 trofi utama sepanjang kebersamaan mereka antara 2012 hingga 2020.
Lima gelar La Liga menjadi bagian dari koleksi tersebut. Mereka juga pernah memenangkan Liga Champions 2015 sebagai bagian dari keberhasilan Barcelona meraih treble.
Suarez bergabung dengan Barcelona pada 2013 dan menjadi pemain pertama dari kuartet tersebut yang meninggalkan klub tujuh tahun kemudian. Kini, Busquets menjadi nama terbaru yang kembali ke lingkungan Barcelona dengan peran berbeda.
Busquets sudah lama dipandang memiliki potensi menjadi pelatih. Selama menjadi pemain, dia dikenal sebagai gelandang bertahan yang mengandalkan kecerdasan membaca permainan, ketenangan, serta kemampuan mengatur posisi.
Gaya tersebut membuat Busquets menjadi salah satu contoh terbaik gelandang bertahan modern. Dia bahkan mendapat julukan El Pulpo dan El Cerebro, yang menggambarkan kemampuan membaca permainan serta mengontrol jalannya pertandingan.
Sepanjang karier seniornya, Busquets mencatat 880 penampilan. Sebanyak 675 pertandingan dijalani bersama Barcelona dan 106 laga bersama Inter Miami.
Dia juga mencetak 21 gol serta memberikan 64 assist sepanjang karier seniornya. Statistik tersebut semakin memperlihatkan besarnya kontribusi Busquets dalam membangun permainan dari lini tengah.
Busquets lahir di Sabadell, sekitar 19 kilometer sebelah utara Barcelona. Akar kuatnya di Catalonia membuat kembalinya dia ke lingkungan Barcelona terasa sangat natural setelah pensiun sebagai pemain.
Kini, Busquets akan bekerja bersama Barça Atlètic sembari menyelesaikan kualifikasi kepelatihannya. Langkah tersebut membuka jalan bagi salah satu legenda Barcelona untuk membangun karier baru di dunia sepak bola.
Menariknya, peluang Busquets menjadi pelatih Barcelona pada masa depan juga sudah mulai dibicarakan oleh sejumlah pendukung Inter Miami. Sebagian penggemar klub Amerika Serikat tersebut bahkan sempat membayangkan dia sebagai calon pelatih di masa mendatang.
Namun, untuk saat ini Busquets fokus menjalani tahap awal karier kepelatihannya bersama Barça Atlètic. Pengalaman panjangnya sebagai pemain Barcelona dan Inter Miami menjadi modal penting saat dia mulai mempelajari sepak bola dari perspektif seorang pelatih.
Hubungannya dengan Messi juga membuat masa depan Busquets menarik untuk diperhatikan. Proyek Messi di Inter Miami menunjukkan berbagai kemungkinan masih dapat terjadi dalam sepak bola, termasuk kemungkinan reuni dalam kapasitas berbeda pada masa mendatang.
Kembalinya Busquets ke Barcelona akhirnya bukan sekadar kepulangan legenda. Ini menjadi langkah pertama menuju fase baru dalam kariernya setelah bertahun-tahun menjadi pengatur permainan di lapangan dan kini mulai mempersiapkan diri sebagai pelatih.
Editor: Reynaldi Hermawan