Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luka Modric Tolak Pensiun! Usia 41 Tahun Tetap Bela Kroasia
Advertisement . Scroll to see content

Spalletti Akui Juventus Belum Sempurna, Milan Jadi Ujian Besar

Minggu, 06 September 2026 - 09:30:00 WIB
Spalletti Akui Juventus Belum Sempurna, Milan Jadi Ujian Besar
Luciano Spalletti mengakui Juventus belum mendapatkan semua target transfer. (Foto: Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

TURIN, iNews.id - Luciano Spalletti mengakui Juventus belum mendapatkan seluruh pemain yang diinginkan pada bursa transfer musim panas. Tetapi dia tetap optimistis menghadapi Milan dalam lanjutan Serie A 2026-27.

Juventus akan menjamu Milan di Allianz Juventus Stadium, Senin 7 September dini hari pukul 01.45 WIB. Duel ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang sama-sama mengawali musim dengan dua kemenangan.

Meski sama-sama meraih hasil sempurna, Juventus dan Milan belum menunjukkan performa paling meyakinkan dalam dua pertandingan awal. Spalletti pun menilai pertandingan melawan Milan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai perkembangan timnya.

Pelatih Juventus tersebut memberikan perhatian khusus terhadap permainan Milan di bawah Ruben Amorim. Menurut Spalletti, Milan memiliki identitas permainan yang mudah dikenali dan sudah membangun skuad yang kuat.

“Milan memiliki pelatih dengan ide-ide yang jelas yang mampu membangun skuad yang kuat,” kata Spalletti dalam konferensi pers.

“Ruben Amorim memiliki prinsip-prinsip taktik yang sangat mudah dikenali, yang sudah bisa kami lihat ketika dia berada di Sporting. Milan adalah tim yang bermain langsung, mereka mengandalkan umpan vertikal dan transisi cepat,” lanjutnya.

Spalletti menilai karakter permainan Milan membuat Juventus harus tampil dengan intensitas tinggi. Kesalahan membaca pergerakan lawan dapat membuat Juventus terlambat dalam perebutan bola.

“Hal itu memaksa Anda menyamai tenaga mereka, karena jika tidak, Anda berisiko terlambat mendapatkan bola. Jika Anda bisa membaca pergerakan lebih awal, itu bisa berguna, karena agresivitas mereka harus digunakan untuk melawan mereka dan bukan menjadi sumber ketakutan,” ujar Spalletti.

Juventus Diterpa Masalah Cedera

Juventus datang dengan sejumlah persoalan. Setelah menang 1-0 atas Frosinone dan 2-0 atas Parma, Bianconeri harus kehilangan Kenan Yildiz, Khephren Thuram, dan Juan Cabal untuk sementara akibat cedera.

Selain tiga pemain tersebut, Andrea Cambiaso, Weston McKennie, Jeff Ekhator, serta rekrutan anyar Pape Matar Sarr juga tidak tersedia untuk pertandingan akhir pekan ini.

“Ada kesulitan, kami memiliki tujuh pemain yang cedera dan semua masalah mereka berbeda,” jelas Spalletti.

Meski kondisi skuad tidak ideal, Spalletti yakin Juventus tetap memiliki kemampuan untuk tampil sesuai karakter klub. Dia juga menekankan pentingnya kemampuan tim keluar dari tekanan Milan.

“Namun, kami merasa berada dalam posisi untuk bermain seperti Juventus. Kami memulai musim dengan langkah yang tepat, tetapi harus lebih baik dalam melepaskan diri dari penjagaan mereka, karena Milan sangat agresif dalam melakukan pressing. Setiap meter yang kami dapatkan untuk bergerak maju lebih berharga daripada statistik penguasaan bola apa pun,” tuturnya.

Spalletti juga mengingatkan kualitas kedalaman skuad Milan. Dia menyebut Milan masih memiliki banyak pemain yang belum dimainkan dalam laga-laga terbaru.

“Saya pikir Milan telah membangun tim yang sangat kuat, jangan lupa mereka belum memainkan Pulisic, Saelemaekers, Rabiot, Modric, Hutchinson atau Moreira dalam pertandingan terakhir mereka, jadi mereka memiliki banyak pilihan untuk dipilih,” kata Spalletti.

Juventus sendiri juga harus membuktikan diri setelah pelatih Inter, Cristian Chivu, menyoroti posisi Bianconeri dan Milan yang tertinggal jauh dari Inter di klasemen Serie A musim lalu meski hasil pertemuan langsung tidak selalu mencerminkan jarak tersebut.

Spalletti tidak mempermasalahkan komentar Chivu. Dia justru menjadikannya sebagai motivasi tambahan bagi Juventus untuk memperkecil jarak dengan tim-tim terbaik di Liga Italia.

“Saya pikir Chivu jujur, dan saya menyukai orang-orang yang jujur,” ujar Spalletti.

“Perkataannya seharusnya menjadi motivasi lebih bagi kami untuk berbuat lebih banyak. Jika pertandingan ini disebut sebagai pertemuan langsung, itu menjadi lebih penting, berusaha mengurangi jarak dengan tim-tim terbaik di liga,” sambungnya.

Spalletti Bicara Transfer dan Woltemade
Bursa transfer sudah ditutup dan Juventus mendatangkan Nick Woltemade dari Newcastle United dengan status pinjaman. Sementara Jonathan David disebut menuju Atletico Madrid.

Spalletti melihat Woltemade sebagai pemain yang mampu memberikan variasi baru dalam permainan Juventus, baik ketika tim menyerang secara vertikal maupun horizontal.

“Woltemade adalah pemain yang memberi kami lebih banyak pilihan, baik untuk bermain secara vertikal maupun horizontal. Imbalan dari bermain untuk sebuah gol memotivasi para pemain, dan dari beberapa momen saya bekerja dengannya, tampaknya dia tahu bagaimana turun lebih dalam, tetapi juga mencari ruang sebagai seorang striker,” jelasnya.

“Dia bagus menggunakan kaki kanan dan kiri, saya pikir dia hanya bagus dalam duel udara karena dia tinggi, tetapi dia juga benar-benar mencari kontak. Dia memiliki karakteristik yang bisa sangat berguna bagi kami, jika kami menggunakannya dengan cara yang tepat,” lanjut Spalletti.

Spalletti belum memastikan Woltemade tampil sejak menit awal. Namun, dia membuka peluang pemain tersebut masuk sebagai pengganti dan berduet dengan Randal Kolo Muani.

“Saya tidak berpikir dia akan menjadi starter besok, tetapi kami percaya kepadanya, jadi ada kemungkinan dia bermain dari bangku cadangan. Dia bisa bermain sebagai bagian dari duet di lini depan, karena dia suka bergerak dan mencari ruang, sehingga bisa dengan mudah berduet dengan Randal Kolo Muani,” katanya.

Di tengah evaluasi transfer, Spalletti tidak menutupi kekurangan Juventus. Dia mengakui klub belum melakukan seluruh hal yang diinginkan pada bursa transfer musim panas.

“Saya merasa kami memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi tim yang kuat. Memang benar, kami tidak melakukan semua yang kami inginkan di bursa transfer, tetapi itu memungkinkan kami memperbaiki skuad. Kami memiliki wajah-wajah baru yang harus menyatu dengan keseluruhan tim, tetapi juga peluang berbeda untuk membuat kami lebih kuat,” ucapnya.

Spalletti juga mengakui strategi transfer Juventus tidak berjalan sepenuhnya sesuai rencana. Kondisi tersebut bahkan membuat beberapa pemain harus dicoret dari daftar Liga Europa.

“Mencoret seorang pemain adalah situasi yang paling buruk. Kami berpikir akan melakukan hal-hal yang ternyata tidak terjadi, dan kami mendapati diri kami berada dalam situasi tersebut,” ungkap Spalletti.

“Saya berbicara kepada mereka, saya pikir mereka mengerti. Dalam hal penjualan pemain di masa depan, itu bukan pekerjaan saya, saya harus bekerja dengan pemain yang saya miliki, tetapi sangat mengecewakan ketika hal itu harus dilakukan,” tambahnya.

Meski menghadapi persoalan transfer dan badai cedera, Spalletti menilai Juventus tetap memiliki fondasi untuk berkembang. Dia menyebut sanksi turut memengaruhi sejumlah keputusan klub pada bursa transfer musim panas.

“Saya selalu disebut sebagai orang perusahaan, saya jarang mengatakan hal-hal buruk tentang direktur saya, karena Anda harus hidup dengan kesulitan dan mencari solusi,” tutur Spalletti.

“Kami memang memiliki beberapa masalah, karena kami harus menghadapi sanksi, jadi kami melakukan beberapa hal dan tidak melakukan hal lainnya. Ada dinamika yang terkadang tidak bisa Anda kendalikan, tetapi kami telah memperbaiki skuad, jadi sekarang kita akan melihat apakah kami bisa menerapkannya di lapangan,” katanya.

Spalletti menilai sejumlah pemain memiliki karakteristik yang sulit digantikan, termasuk Kenan Yildiz dan McKennie. Karena itu, duel melawan Milan menjadi kesempatan penting bagi Juventus untuk menunjukkan perkembangan setelah dua kemenangan awal musim.

“Beberapa pemain tidak mudah digantikan karena karakteristik mereka, seperti Kenan Yildiz dan McKennie. Saya merasa kami memiliki potensi, kami sudah menunjukkan dua penampilan yang sangat bagus sejauh ini, dan besok bisa menjadi pertandingan lain yang banyak berbicara tentang pemantapan tim ini,” pungkasnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut