Statistik Bicara, Patricio Matricardi Bek Paling Konsisten di Persib Bandung
BANDUNG, iNews.id – Patricio Matricardi menjadi bek paling dominan di Persib Bandung sepanjang Super League 2025-2026 berkat menit bermain tinggi dan catatan disiplin yang menonjol. Bek asal Argentina tersebut tampil konsisten sejak awal musim.
Dari total 18 pertandingan yang sudah dijalani Persib, Matricardi tampil dalam 17 laga. Dia mengoleksi waktu bermain mencapai 1.402 menit, angka tertinggi di antara pemain bertahan Persib.
Kepercayaan penuh tim pelatih terlihat jelas dari statistik tersebut. Matricardi hampir selalu menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Persib.
Menariknya, intensitas bermain tinggi itu tidak dibarengi catatan pelanggaran berlebihan. Dari 17 pertandingan, Matricardi hanya menerima satu kartu kuning.
Layvin Kurzawa Latihan Perdana bersama Persib, Absen Lawan Persis Solo
Catatan disiplin tersebut tergolong istimewa untuk pemain bertahan. Perannya menuntut duel fisik dan intervensi langsung terhadap serangan lawan.
Pelatih Persib Bojan Hodak memberikan apresiasi atas performa Matricardi. Menurut dia, kontribusi sang bek tidak hanya terlihat dari menit bermain, tetapi juga kualitas duel di lapangan.
Dion Markx Ditantang Tembus Tim Utama Persib Sejak Usia Muda, Sanggup?
"Bagi seorang pemain belakang itu cukup bagus. Dan berdasarkan statistik, dia adalah bek dengan catatan duel terbaik," kata Hodak.
Bojan Hodak Bicara Peran Layvin Kurzawa dan Dion Markx di Persib Bandung
Di bawah Matricardi, Julio Cesar menjadi bek dengan menit bermain tertinggi berikutnya. Dia tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.162 menit dan mengoleksi tiga kartu kuning.
Sementara itu, Federico Barba mencatatkan 13 penampilan dengan total waktu bermain 847 menit. Bek asal Italia tersebut menerima satu kartu kuning sepanjang musim berjalan.
Persib Bandung Mendunia usai FIFA Unggah Transfer Eks Bek PSG Layvin Kurzawa
Perbandingan statistik tersebut mempertegas posisi Matricardi sebagai palang pintu utama Persib. Konsistensi performa dan disiplin membuatnya unggul dalam persaingan internal.
Stabilitas lini belakang Persib musim ini tidak lepas dari peran Matricardi. Kehadirannya memberi keseimbangan antara agresivitas dan ketenangan di area pertahanan.
Dengan performa yang terus terjaga, Matricardi berpotensi menjadi figur sentral Persib hingga akhir musim. Peran krusialnya menjadi modal penting dalam persaingan Super League 2025-2026.
Editor: Abdul Haris