Strategi Tak Biasa John Herdman: Bawa 4 Kiper Timnas Indonesia, Apa Tujuannya?
JAKARTA, iNews.id - John Herdman membawa empat kiper Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 dan langsung memicu sorotan tajam.
Keputusan tersebut dianggap tidak lazim. Dalam skuad final, pelatih umumnya hanya memilih tiga penjaga gawang. Namun Herdman justru mempertahankan empat nama dalam daftar akhir.
Awalnya, Herdman memanggil lima kiper dalam daftar sementara berisi 41 pemain. Kelima penjaga gawang tersebut adalah Maarten Paes, Emil Audero, Nadeo Argawinata, Ernando Ari, dan Cahya Supriadi.
Namun, Herdman kemudian mencoret Ernando Ari saat menentukan skuad final berisi 24 pemain. Empat kiper lainnya tetap dipertahankan untuk mengikuti FIFA Series 2026.
Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket jika Hancurkan Saint Kitts? Begini Hitungannya
Herdman menegaskan keputusan ini bukan tanpa tujuan. Dia ingin melihat secara langsung seluruh potensi pemain, khususnya di posisi penjaga gawang.
“Di pemusatan latihan pertama, Anda tentu ingin melihat semua yang Anda miliki. Jadi kami benar-benar memaksimalkan opsi di posisi penjaga gawang untuk menguji para pemain lokal,” kata Herdman dalam jumpa pers, dikutip Jumat (27/3/2026).
John Herdman Targetkan Timnas Indonesia Naik Level dari Fondasi STY
Dia juga melihat momentum ini sebagai ajang berbagi pengalaman. Kehadiran pemain yang berkarier di luar negeri diharapkan memberi dampak positif bagi kiper lokal.
“Kami juga memiliki pemain yang datang dari Serie A dan klub-klub top Eredivisie, dan saya pikir para pemain lokal mendapat kesempatan untuk mempelajari standar yang lebih tinggi serta melihat berbagai pendekatan baru,” ujarnya.
Timnas Indonesia Jamu Saint Kitts and Nevis Malam Ini, Awas Macet di Sekitar GBK
Herdman secara khusus menyoroti Maarten Paes. Dia berharap pengalaman bermain di level tinggi bisa ditularkan kepada kiper muda Indonesia.
Timnas Indonesia Punya 8 Bek Tangguh, Siapa Layak Jadi Starter?
“Maarten Paes yang sekarang berada di Ajax juga mempelajari hal-hal baru yang bisa ia bawa kembali ke Indonesia, dan saya ingin ia membagikannya kepada para penjaga gawang muda kami,” tambah dia.
Lebih jauh, Herdman menyiapkan skuad untuk kebutuhan jangka panjang. Dia sudah memproyeksikan nama-nama seperti Nadeo dan Cahya untuk tampil di Piala AFF 2026.
“Selain itu, para kiper ini juga akan dibutuhkan pada Piala AFF tahun ini. Kami memperkirakan pemain kelahiran Indonesia dan pemain lokal akan mewakili tim di kompetisi tersebut. Jadi, setiap pemusatan latihan adalah bagian dari persiapan untuk ajang berikutnya,” terang Herdman.
Langkah ini dinilai realistis. Piala AFF tidak masuk kalender FIFA, sehingga pemain yang berkarier di luar negeri berpotensi tidak bisa bergabung. Situasi tersebut membuat Herdman harus memaksimalkan kiper lokal sejak sekarang.
Editor: Reynaldi Hermawan