Striker Australia Akui dalam Tekanan Hebat jelang Vs Timnas Indonesia
SYDNEY, iNews.id - Striker Australia, Brandon Borello, menyebut timnya tertekan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Dia was-was dengan kejaran para rival di klasemen Grup C.
Australia duduk di posisi dua dengan koleksi tujuh poin. Ini merupakan slot otomatis terakhir lolos ke Piala Dunia 2026. Tapi, posisi tim berjuluk Socceroos itu masih belum aman.
Pasalnya, mereka hanya unggul satu angka saja dari Timnas Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Lain cerita dengan Jepang yang bisa dibilang hampir dipastikan lolos karena merajai klasemen Grup C dengan koleksi 16 poin dari enam laga yang telah dimainkan.
Maka dari itu, Borello menyebut Australia dalam tekanan besar. Tapi menurutnya yang terpenting saat ini adalah bagaimana Socceroos bisa memaksimalkan empat laga sisa.
Langganan VISION+ Bayar Pakai GoPay, Dapetin THR Rp500 Ribu dan Jersey Timnas GRATIS!
"Ini seperti berada dalam tekanan besar, di mana kami seharusnya bisa membuat situasi ini lebih mudah untuk diri kami sendiri," kata Borrello, dikutip dari Canberra Times, Selasa (18/3/2025).
"Kami berada dalam posisi yang sangat baik, dan jika kami mendapatkan poin yang diperlukan, kami bisa lolos secara otomatis,” sambungnya.
Joey Pelupessy Berpotensi Starter saat Timnas Indonesia Vs Australia
Dalam waktu dekat, Australia akan menjamu Timnas Indonesia di Stadion Sydney pada Kamis 20 Maret 2025. Borello enggan ambil pusing soal tekanan publik yang tinggi. Dia menekankan Socceroos bakal tampil maksimal demi meraih poin penuh.
Jelang Timnas Indonesia Vs Australia, Thom Haye: Kami Datang untuk Menang!
"Setiap pertandingan memiliki tekanannya sendiri, dan ini jelas merupakan salah satu momen besar di mana kami harus tampil maksimal,” tegas Borello.
Setelah menghadapi Timnas Indonesia, Australia akan bertandang ke markas China pada Selasa 25 Maret 2025. Sementara Skuad Garuda akan menjamu Bahrain di hari yang sama.
Pemain Muda Persib Bandung Berguru ke Spanyol, Berharap Bisa Dilirik Timnas Indonesia U-17
Editor: Reynaldi Hermawan