Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Drama 4 Gol di Anfield, Liverpool Gagal Menang Lagi Usai Forest Dua Kali Unggul
Advertisement . Scroll to see content

Striker Liverpool Pergi usai Ditahan Nottingham, Sepakat Gabung Man City

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:01:00 WIB
Striker Liverpool Pergi usai Ditahan Nottingham, Sepakat Gabung Man City
Cody Gakpo dikabarkan memilih Manchester City setelah masa depannya di Liverpool disorot (Foto: Liverpool)
Advertisement . Scroll to see content

MANCHESTER, iNews.id - Cody Gakpo dikabarkan sudah menentukan klub pilihannya setelah masa depannya di Liverpool kembali menjadi sorotan usai hasil imbang 2-2 melawan Nottingham Forest, Sabtu (30/8/2026) malam WIB.

Gakpo tampil dalam pertandingan tersebut dan menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling menonjol. Pemain asal Belanda itu memberikan assist untuk Alexander Isak yang mencetak gol pertamanya musim ini dalam laga yang berakhir 2-2 di kandang Liverpool.

Sebelumnya, Gakpo juga mencetak gol pada pertandingan pembuka Liverpool melawan Newcastle United. Dalam laga kontra Nottingham Forest, Andoni Iraola memainkan Gakpo di sisi kanan, sedangkan rekrutan anyar Victor Munoz ditempatkan di sayap kiri.

Performa Gakpo cukup konsisten pada awal musim baru Premier League. Namun, penampilan positif tersebut tidak serta-merta menghentikan spekulasi mengenai masa depannya di Anfield.

Sepanjang musim panas, Gakpo dilaporkan terbuka untuk meninggalkan Liverpool. Situasi tersebut semakin panas setelah Liverpool menyepakati transfer Bradley Barcola senilai 123 juta poundsterling atau sekitar Rp2,95 triliun.

Barcola dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis sebelum menandatangani kontrak lima tahun bersama Liverpool. Kedatangan pemain berusia 23 tahun itu juga membuat klub masih mencari satu winger tambahan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Gakpo mempertimbangkan masa depannya. Pemain berusia 27 tahun itu disebut menyadari persaingan di lini depan Liverpool bakal semakin ketat dan waktu bermainnya berpotensi berkurang.

Situasi itu kemudian menarik perhatian dua klub Premier League, Manchester City dan Tottenham Hotspur. Tottenham melihat Gakpo sebagai opsi untuk memperkuat lini serang setelah menjalani aktivitas belanja pemain yang agresif sepanjang musim panas.

Manchester City juga memiliki alasan kuat untuk mengejar Gakpo. Klub tersebut membutuhkan tambahan kedalaman skuad setelah Savinho dan Omar Marmoush pindah ke Tottenham Hotspur Stadium.

Gakpo Pilih Manchester City

Menurut laporan The Athletic yang disampaikan David Ornstein, Gakpo sebelumnya memiliki tiga pilihan terkait masa depannya. Dia bisa bertahan dan memperjuangkan tempat di Liverpool, bergabung dengan proyek Roberto De Zerbi di London utara, atau pindah ke Manchester City.

Ornstein kemudian mengungkapkan Gakpo memilih opsi terakhir. Manchester City menjadi klub yang dipilih sang pemain, sementara seluruh pihak kini disebut tengah melakukan pembicaraan untuk mencapai kesepakatan.

Fabrizio Romano turut memberikan perkembangan mengenai transfer tersebut. Manchester City dikabarkan bersiap mengajukan tawaran senilai 85 juta poundsterling untuk Gakpo atau sekitar Rp2,04 triliun.

Namun, Manchester City disebut baru akan mengizinkan salah satu pemainnya pergi setelah menemukan pengganti. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam proses transfer Gakpo ke Etihad Stadium.

Liverpool merekrut Gakpo dari PSV Eindhoven pada Desember 2022. Saat itu, The Reds membayar biaya awal 37 juta poundsterling atau sekitar Rp888,04 miliar, dengan nilai transfer berpotensi meningkat menjadi 44 juta poundsterling atau sekitar Rp1,06 triliun melalui tambahan klausul.

Selama tiga setengah tahun di Anfield, Gakpo memang belum selalu tampil konsisten. Produktivitasnya terkadang membuat frustrasi pendukung Liverpool, tetapi kontribusinya tetap cukup besar.

Gakpo tercatat sudah mencetak 51 gol dan memberikan 24 assist dalam 182 penampilan bersama Liverpool. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan pemain serbabisa itu tetap memiliki daya tarik tinggi di pasar transfer.

Versatilitas Jadi Daya Tarik

Kemampuan Gakpo bermain di sejumlah posisi menjadi salah satu nilai jual utamanya. Selama membela Liverpool, pemain tim nasional Belanda tersebut mampu beroperasi di kedua sisi sayap maupun sebagai penyerang tengah.

Pada awal musim ini saja, Gakpo sudah dimainkan sebagai winger kanan dan kiri. Fleksibilitas tersebut menjadi keuntungan bagi tim yang membutuhkan banyak opsi di lini depan.

Dalam sistem yang mengutamakan fleksibilitas pemain, kemampuan Gakpo berpindah posisi membuat dia memiliki nilai strategis. Pelatih dapat menempatkannya sesuai kebutuhan pertandingan tanpa harus mengubah struktur serangan secara keseluruhan.

Manchester City juga memiliki sejumlah pemain depan yang dapat menjalankan peran berbeda. Antoine Semenyo menjadi salah satu contohnya. Dia bermain sebagai winger kanan saat City menghadapi Bournemouth pada laga pembuka.

Ketika Manchester City bertandang ke Crystal Palace dan meraih kemenangan 4-1, Semenyo justru dimainkan di sisi kiri. Dia kemudian menjadi ancaman bagi Anan Khalaili dari posisi tersebut.

Kehadiran Gakpo akan menambah pilihan di lini depan sekaligus memberi ruang lebih besar untuk melakukan rotasi. Kedalaman skuad seperti itu semakin penting ketika Manchester City harus menjalani jadwal padat, termasuk kompetisi Liga Champions.

Jika kesepakatan transfer terealisasi, Gakpo berpotensi meninggalkan Liverpool setelah tiga setengah tahun di Anfield. Manchester City pun menjadi tujuan yang dipilih sang winger di tengah persaingan dengan Tottenham Hotspur.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut