Tak Ada Messi, Pelatih Bayern Munchen Waspadai 2 Senjata Barcelona Ini
BARCELONA, iNews.id – Barcelona yang sudah kehilangan Lionel Messi tetap berbahaya di mata Pelatih Bayern Munchen Julian Nagelsmann. Ada dua senjata Blaugrana yang diwaspadai sang juru taktik.
Barcelona jumpa Bayern Munchen pada matchday pertama Grup F Liga Champions. Duel big match itu berlangsung di Camp Nou, Rabu (15/9/2021) dini hari WIB.
Saat ini Barcelona berada di masa transisi usai Messi meninggalkan klub musim panas kemarin. Peraih Ballon dOr enam kali itu memutuskan gabung Paris Saint-Germain (PSG).

Prediksi Barcelona Vs Bayern Munchen: Kental Aroma Balas Dendam
Gara-gara Messi pergi, Barcelona diragukan banyak pihak dapat bicara banyak baik di pentas domestik atau Eropa. Namun, Nagelsmann tak sependapat.
Dia mengakui Barcelona memiliki gaya permainan yang berbeda setelah Messi pergi. Menurutnya ada dua pemain hebat dalam skuat Blaugrana saat ini, yakni Memphis Depay dan Luuk de Jong.
“Mereka tidak lagi memiliki seseorang yang luar biasa seperti (Lionel) Messi. Tetapi mereka memiliki pemain lain yang dapat membuat perbedaan. Mereka bermain sangat berbeda (tanpa Messi). Lionel adalah pemain yang selalu menjadi titik fokus,” ucap Nagelsmann dikutip dari laman Bavarian Football, Selasa (14/9/2021).

“Sekarang tanggung jawab dibagi. Dengan (Memphis) Depay dan Luuk de Jong mereka memiliki dua pemain baru yang sangat menarik dengan kualitas yang berbeda. Saya pasti tidak akan mengatakan mereka menjadi lebih buruk,” lanjutnya.
“Kami siap untuk semuanya. Saya tidak berpendapat bahwa mereka jauh lebih buruk sekarang. Bagaimanapun, kami pasti menginginkan tiga poin,” tutup Nagelsmann.
Pesona Depay di lini serang Barcelona sejak didatangkan musim panas ini memang begitu terpancar. Di Liga Spanyol, mesin gol Belanda itu sudah mencetak dua gol dari tiga pertandingan.
Sementara Luuk de Jong masih belum bisa diberikan menit bermain sejak dipinjam dari Sevilla. Tak menutup kemungkinan duel melawan Bayern akan menjadi debutnya berkostum Barcelona.
Editor: Reynaldi Hermawan