Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Juara! Garudayaksa FC Punya Target Mengejutkan di Musim Perdana Super League
Advertisement . Scroll to see content

Tak Muda Lagi, Andik Vermansyah Kirim Pesan Keras Jelang Super League 2026-2027

Jumat, 04 September 2026 - 22:45:00 WIB
Tak Muda Lagi, Andik Vermansyah Kirim Pesan Keras Jelang Super League 2026-2027
Winger Garudayaksa, Andik Vermansyah. (Foto: iNews/Andri Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Andik Vermansyah siap membuktikan diri bersama Garudayaksa di Super League 2026-2027 meski usianya sudah menginjak 34 tahun. Pemain sayap tersebut menegaskan masih mampu bersaing dan akan menunjukkan kualitas setiap kali mendapat kesempatan bermain.

Kembalinya Andik ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi sorotan setelah dia cukup lama tidak tampil di level tersebut. Terakhir kali pemain kelahiran Jember itu bermain di kompetisi teratas pada musim 2022-2023 bersama Bhayangkara FC.

Setelah meninggalkan Bhayangkara FC, Andik melanjutkan karier bersama Persiraja Banda Aceh selama dua musim. Meski tidak tampil di Super League, dia mengungkapkan sempat mendapat tawaran dari sejumlah klub kasta tertinggi.

Namun, proses pengambilan keputusan yang berjalan cukup lama membuat peluang tersebut tidak berlanjut. Andik bahkan sempat dikaitkan dengan klub Malaysia, Kelantan, sebelum akhirnya memilih bertahan di Persiraja.

"Yang terutama sebenarnya yang kemarin di Persiraja. Sebenarnya ada tawaran juga dari Super League, tetapi saya sempat bimbang, akhirnya sampai bursa transfer ditutup saya agak terlambat," kata Andik di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

"Terus hampir juga ke Kelantan, Malaysia juga itu. Akhirnya mungkin sudah rezekinya di Persiraja, dua tahun di sana. Alhamdulillah dilirik sama Garudayaksa dan bisa promosi seperti itu," tambahnya.


Punya Cara Sendiri Jaga Performa

Andik mengaku bersyukur bisa kembali tampil di kompetisi tertinggi Indonesia. Dia tidak ingin usia menjadi alasan untuk kehilangan kesempatan bersaing dengan pemain yang lebih muda.

"Saya juga bersyukur bisa kembali ke Super League. Pokoknya intinya saya menolak tua seperti itu. Insyaallah," ujar Andik.

Mantan pemain Persebaya Surabaya itu mengatakan salah satu kunci menjaga performanya adalah disiplin dalam merawat kondisi fisik. Dia bahkan memiliki kebiasaan menambah porsi latihan secara mandiri di luar program tim.

"Saya selalu punya prinsip sendiri. Pokoknya bagaimana caranya saya itu tiap hari harus lelah. Lelah dalam arti latihan seperti itu," tutur Andik.

Menurut Andik, konsistensi menjaga tubuh menjadi faktor penting yang membuat dia masih mampu tampil di level tertinggi hingga saat ini. Dia berusaha menjaga pola pikir dan kebugaran agar tetap siap ketika dipercaya tampil.

"Ya, mungkin sampai umur sekarang saya alhamdulillah masih di Liga 1, sangat bersyukur sekali. Ya, mungkin itu pedoman saya dan pola pikir saya selalu terjaga, bagaimana caranya saya menjaga badan saya," kata Andik.

Dengan pengalaman panjang di sepak bola Indonesia dan luar negeri, Andik berharap bisa memberikan kontribusi untuk Garudayaksa pada musim Super League 2026-2027. Dia bertekad membayar kepercayaan klub dengan performa terbaik di setiap pertandingan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut