Tak Sendirian, John Herdman Ditemani Sosok Penting di Balik Proyek Besar Timnas Indonesia
JAKARTA, iNews.id – Cesar Meylan menjadi figur krusial dalam proyek besar John Herdman membangun Timnas Indonesia. Terutama dalam meletakkan fondasi fisik yang dibutuhkan untuk sepak bola intensitas tinggi.
Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai kehadiran Meylan sebagai asisten pelatih bukan sekadar pelengkap. Sosok asal Kanada itu disebut memiliki peran strategis dalam membantu Herdman beradaptasi dan bekerja efektif di lingkungan baru.
Saat ini, Cesar Meylan menjadi satu-satunya nama yang sudah resmi masuk dalam staf kepelatihan Timnas Indonesia. Dia dikenal sebagai tangan kanan Herdman dan bakal fokus menangani aspek fisik serta performa pemain Skuad Garuda.
Hubungan kerja Meylan dan Herdman bukan hal baru. Keduanya sudah berkolaborasi sejak 2010 dan mencatat pencapaian besar saat membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, mengakhiri penantian selama 36 tahun.
Hector Souto Sebut Irak Punya 6 Pemain Berbahaya, Timnas Futsal Indonesia Siaga Satu!
“Kehadiran Meylan sebagai asisten Herdman juga sangat penting. Sebagai pelatih baru Timnas, Herdman memang butuh orang yang paham konsep dan cara kerjanya,” kata Kusnaeni kepada iNews Media Group, dikutip Jumat (30/1/2026).
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia Vs Irak di Piala Asia Futsal 2026
Cesar Meylan dikenal sebagai pelatih elite di bidang fisik dan sport performance. Dia memiliki keahlian dalam pengelolaan beban latihan, pencegahan cedera, pemulihan pemain, serta optimalisasi performa agar atlet tampil konsisten sepanjang musim.
“Latar belakang Meylan sebagai pelatih fisik juga cukup membantu. Filosofi sepak bola Herdman yang banyak menekankan permainan pressing dan high intensity butuh dukungan fisik dan stamina pemain yang memadai,” ucap Kusnaeni.
Timnas Futsal Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia Futsal 2026 usai Bungkam Kirgistan
Menurut Kusnaeni, peran utama Meylan akan diarahkan pada peningkatan kebugaran pemain Timnas Indonesia. Fokus ini dinilai vital agar para pemain mampu menjalankan filosofi permainan yang menuntut transisi cepat, pressing agresif, dan penguasaan bola.
“Meylan sepertinya akan diminta Herdman menaikkan level kebugaran para pemain timnas. Dengan kebugaran yang memadai barulah Herdman bisa leluasa menerapkan filosofi sepak bolanya di timnas Indonesia,” terang dia.
Hasil Babak 1: Timnas Futsal Indonesia Berbalik Unggul 2-1 Atas Kirgistan di Piala Asia Futsal 2026
Kusnaeni juga mengingatkan publik agar tidak tergesa menilai kinerja Herdman. Proses adaptasi pelatih baru membutuhkan waktu, terlebih dengan perubahan pendekatan dan tuntutan fisik yang signifikan.
Dia menegaskan PSSI perlu konsisten memberi dukungan penuh kepada pelatih berusia 50 tahun tersebut. Stabilitas kebijakan dan kesabaran publik dinilai menjadi faktor penting dalam pembangunan Timnas Indonesia.
“Sekarang yang terpenting adalah kesabaran publik melihat Herdman beradaptasi, bekerja, dan berproses membenahi timnas. Di sisi lain, PSSI harus konsisten dalam memberikan dukungan dan menilai kinerja sang pelatih. Tidak ada yang instan dalam sepak bola. Semua butuh proses,” pungkas Kusnaeni.
Editor: Reynaldi Hermawan