Tak Tahan LDR dengan Georgina Rodriguez, Cristiano Ronaldo Kencani Model Bahenol
TURIN, iNews.id - Striker Juventus Cristiano Ronaldo tak 100 persen setia dengan kekasihnya Georgina Rodriguez. Dia ternyata pernah berniat selingkuh saat sedang menjalin asmara jarak jauh (LDR) dengan sang pacar.
Situasi tersebut terjadi pada 2017 ketika CR7 masih memperkuat Real Madrid. Peraih Ballon d'Or lima kali itu nyaris mengencani model model bahenol asal Brasil bernama Erika Canela karena tak sanggup membendung rindu dengan Georgina.
Kala itu Georgina berada di kediamannya di Ibu Kota Spanyol sementara Ronaldo bertugas dengan Timnas Portugal di Lisbon.
Kebetulan Canela juga sedang syuting di Lisbon. Tak tunggu lama, CR7 mengirim pesan kepada sang model dan mengajaknya ketemuan.
Bercinta dengan Cristiano Ronaldo, Andressa Urach: Dia Sangat Agresif
“Bertemu Cristiano akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Dia pria yang selalu saya sukai,” kata Canela, dikutip dari The Sun, Minggu (13/12/2020).
“Saya pikir dia akan lebih tertarik pada model yang berwajah seperti barbie. Saya tidak pernah membayangkan dia akan menyukai wanita Brasil berbadan besar seperti saya. Dia berkata dalam satu pesan WhatsApp, ‘Apakah Anda ingin datang ke rumah saya? Saya ingin melihat Anda’, dan dia mengatur penjemputan dari hotel saya di Lisbon,” ujarnya.
Jadi Pemuas Nafsu Cristiano Ronaldo, Natacha Sofia Tidak Menyesal
Sayangnya mereka gagal bertemu karena Canela terlambat. CR7 geram dan membatalkan agenda tersebut.
Cristiano Ronaldo Sewa PSK asal Brasil Ini karena Punya Bokong Indah
“Semuanya tampak baik-baik saja. Sampai pada akhirnya kami berbicara di telepon dan dia membatalkan acara itu. Saya terlambat sementara dia hanya punya waktu seperempat jam,” tuturnya.
“Saya bukan wanita setengah jam, apalagi 15 menit. Jadi saya menutup telepon. Saya merasa seperti sebuah objek. Setelahnya dia memblokir saya di WhatsApp,” ucapnya.
Calena sendiri adalah Miss BumBum Brasil 2016. Gelar tersebut diberikan kepada Erika karena memiliki bokong terindah di Brasil pada 2016.
Editor: Reynaldi Hermawan