Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Allegri Siap Bongkar Pakem AC Milan, Formasi 3-5-2 Terancam Ditinggal
Advertisement . Scroll to see content

Tembok Bernama Emil Audero Runtuh di Detik Terakhir, Cremonese Ditaklukkan Fiorentina

Minggu, 04 Januari 2026 - 23:15:00 WIB
Tembok Bernama Emil Audero Runtuh di Detik Terakhir, Cremonese Ditaklukkan Fiorentina
Kiper Cremonese, Emil Audero Mulyadi. (Foto: IG @emil_audero)
Advertisement . Scroll to see content

FLORENCE, iNews.id – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, tampil luar biasa di bawah mistar Cremonese. Dia nyaris menggagalkan Fiorentina meraih kemenangan sebelum gol menit akhir Moise Kean mematahkan perlawanan sang kiper pada laga giornata ke-18 Liga Italia 2025-2026 di Stadio Artemio Franchi, Minggu (4/1/2026) malam WIB.

Sejak menit awal, Emil Audero langsung berada dalam tekanan. Fiorentina bermain agresif dan menciptakan peluang cepat pada menit kelima lewat sepakan kaki kiri Nicolò Fagioli dari jarak 20 meter, tetapi Audero sigap menepis bola menjauh dari gawang.

Tekanan tuan rumah terus mengalir. Fabiano Parisi hampir membuka skor lewat sundulan jarak dekat, namun bola menghantam mistar gawang. Di balik peluang tersebut, posisi Audero sudah tepat dan siap mengantisipasi bola rebound jika memantul ke area berbahaya.

Menjelang akhir babak pertama, Fiorentina sempat berharap pada hadiah penalti setelah Federico Baschirotto dianggap melanggar Roberto Piccoli. Namun setelah peninjauan VAR, keputusan dibatalkan karena Piccoli lebih dulu menarik jersey Baschirotto. Audero pun kembali lolos dari ancaman serius.

Babak pertama berakhir tanpa gol, sebagian besar berkat ketenangan Audero yang mengomandoi lini belakang Cremonese dengan disiplin tinggi di tengah tekanan beruntun La Viola.


Audero Bertahan, Kean Menentukan

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menurun. Fiorentina kesulitan menembus pertahanan rapat Cremonese, sementara Audero tetap tampil fokus meski ancaman berkurang di fase awal paruh kedua.

Peluang berbahaya kembali datang pada menit ke-73. Robin Gosens mendapat ruang dan melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi Audero berdiri di posisi ideal dan menangkap bola tanpa kesulitan, sebuah penyelamatan yang mencerminkan konsistensinya sepanjang laga.

Ketika waktu hampir habis, Audero terlihat berada di jalur menuju clean sheet. Cremonese bahkan nyaris mencuri gol lebih lewat Antonio Sanabria, namun peluang tersebut digagalkan David de Gea di sisi seberang lapangan.

Nasib berkata lain pada masa tambahan waktu. Setelah bertahan sepanjang pertandingan, pertahanan Cremonese akhirnya runtuh. Moise Kean, yang masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan kemelut di kotak penalti dan mendorong bola masuk ke gawang, tanpa mampu dihentikan Audero.

Gol tersebut memicu kegembiraan besar di kubu Fiorentina dan mengakhiri perlawanan panjang sang kiper. Meski kebobolan, performa Audero tetap menjadi sorotan utama laga. Total, tujuh penyelamatan gemilang dilakukan kiper kelahiran Lombok itu. 

Kemenangan ini menjadi kemenangan kandang kedua beruntun Fiorentina di Serie A dan mengangkat La Viola dari dasar klasemen, kini terpaut tiga poin dari zona aman.

Bagi Cremonese, kekalahan ini memperpanjang laju tanpa kemenangan menjadi empat laga dan membuat mereka tertahan di posisi ke-12. Terlepas dari hasil akhir, Emil Audero meninggalkan Artemio Franchi dengan kepala tegak setelah menunjukkan performa kelas atas yang hampir menggagalkan kebangkitan Fiorentina.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut