Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Buka Visi Besar Timnas Indonesia, Targetkan Skuad Garuda Naik Kelas
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Ini Penyebab Elkan Baggott, Igbonefo, Rizky Ridho, Rizky Dwi Dilarang Main di Leg 2 Vs Thailand

Sabtu, 01 Januari 2022 - 19:49:00 WIB
Terungkap, Ini Penyebab Elkan Baggott, Igbonefo, Rizky Ridho, Rizky Dwi Dilarang Main di Leg 2 Vs Thailand
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott tak bisa tampil pada leg 2 final Piala AFF 2020 karena dianggap melanggar aturan sistem bubble. (Foto: Instagram/@elkanbaggott)
Advertisement . Scroll to see content

SINGAPURA, iNews.id - Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia beberapa jam sebelum leg kedua final Piala AFF 2020 dimulai. Ada 4 pemain yang dilarang bermain di National Singapore Stadium, Sabtu (1/1/2022).

Terdapat empat pemain Timnas Indonesia yang dilarang bermain. Mereka adalah Elkan Baggott, Victor Igbonefo, Rizky Ridho, dan Rizky Dwi yang dianggap melanggar aturan bubble.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi pun sangat heran akan keputusan yang ditetapkan oleh pihak Singapura tersebut. Pasalnya, Indonesia sudah membayar denda terkait pelanggaran tersebut.

“Kita tidak habis pikir dengan pemerintah Singapura terkait kejadian ini. Kami sudah mendapatkan denda dari AFF karena empat pemain tersebut melanggar aturan bubble pada 23 Desember lalu,” kata Yunus dikutip dari akun Facebook PSSI, Sabtu (1/1/2022).

“Kami sudah membayar denda itu. Kok sekarang secara mendadak mereka menghukum pemain dengan tidak boleh bermain nanti malam,” ujarnya.

Yunus pun mempertanyakan bahwa selama ini banyak kejadian tidak enak yang menimpa skuad Garuda selama di Singapura. Hal tersebut seperti makanan yang tidak sesuai gizi dan porsi pemain sampai Elkan Baggott harus karantina sehingga absen melawan Vietnam.

Timnas Indonesia menjalani sistem bubble, tapi penerapannya menimbulkan pertanyaan. Pasalnya, Evan Dimas dkk menerapkan sistem itu tapi tetap harus selantai dan berinteraksi dengan orang umum di Hotel Orchard tempat mereka menginap.

PSSI pun menegaskan ini sama saja dengan tidak bubble. Bahkan panitia pertandingan juga tidak menggunakan konsep bubble.

“Ini juga email tidak ada kop surat dan hanya ditulis badan email. Terus dikirim saat malam jelang pergantian tahun baru 2022. Apakah hal ini disengaja atau sesuai aturan. PSSI tentu tidak akan berdiam diri terkait ini. Timnas Indonesia banyak dirugikan selama gelaran Piala AFF 2020 di Singapura,” ujar Yunus.

Editor: Dimas Wahyu Indrajaya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut