Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arsenal Legends Taklukkan MU Legends dalam The Rivalry Returns di SUGBK
Advertisement . Scroll to see content

Thierry Henry Menghilang dari Laga Legenda Arsenal vs MU, Alasannya Mengejutkan!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:00:00 WIB
Thierry Henry Menghilang dari Laga Legenda Arsenal vs MU, Alasannya Mengejutkan!
Thierry Henry mengungkap alasan absen di SUGBK saat Arsenal Legends menang 3-2 atas Manchester United Legends. (Foto: Andri Bagus Syaeful)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Thierry Henry mengungkap alasan tidak bermain dalam laga legenda Arsenal melawan legenda Manchester United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (10/10/2026). Legenda sepak bola Prancis itu masih menjalani pemulihan cedera hamstring sehingga memilih mendampingi tim Arsenal dari bangku cadangan.

Pertandingan bertajuk 2026 Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns tersebut berakhir dengan kemenangan legenda Arsenal atas legenda Manchester United dengan skor 3-2. Meski tidak turun sebagai pemain, kehadiran Henry tetap menjadi bagian dari pertandingan yang mempertemukan mantan bintang kedua klub Inggris itu.

Henry mengaku tidak ingin memaksakan diri bermain dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Dia memilih mendengarkan kondisi tubuhnya daripada mengambil risiko memperburuk cedera, meskipun pertandingan di SUGBK tersebut hanya berupa laga persahabatan.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Henry menjelaskan cedera yang dialaminya bermula setelah tampil dalam laga testimonial Robert Pires. Kondisi hamstring yang belum pulih membuatnya memutuskan untuk tidak bermain di Jakarta.

"Bagi saya sederhana saja: otot hamstring saya yang meminta saya menjadi pelatih. Jadi itu keputusan yang sangat mudah. Tubuh saya memberi sinyal bahwa saya harus melakukannya. Saya baru saja bermain di laga testimonial Robert Pires dan mengalami sedikit cedera," kata Henry dalam konferensi pers usai laga.

Dia tetap datang ke Indonesia meski tidak bisa membantu tim di lapangan. Henry ingin hadir langsung di Jakarta, bertemu orang-orang yang terlibat dalam acara tersebut, sekaligus menyaksikan pertandingan antara dua rival besar sepak bola Inggris itu.

"Jadi, saya tetap ingin berada di sini, ingin hadir dan melihat Jakarta serta semua orang di sini, tetapi hamstring saya menyarankan bahwa sebaiknya saya berada di bangku cadangan," tambahnya.

Thierry Henry Susun Strategi untuk Legenda Arsenal

Walau tidak bermain, Henry tetap menjalankan peran penting dengan mendampingi para legenda Arsenal sebagai pelatih. Dia turut memberikan arahan agar timnya mampu menghadapi perlawanan legenda Manchester United dalam pertandingan di SUGBK.

Henry menegaskan pesan utamanya kepada para pemain adalah menghindari kekalahan. Namun, dia juga menekankan pentingnya memahami kemampuan fisik masing-masing pemain, terutama karena sebagian besar sudah tidak berada dalam usia kompetitif seperti saat masih aktif bermain.

"Jangan kalah, jangan kalah! Tidak, di luar bercanda, ini soal mendengarkan kondisi tubuh Anda, yang sayangnya menjadi kendala bagi kami di usia sekarang. Kami mencoba mencari tahu siapa yang bisa berlari membuka ruang di belakang, siapa yang bisa menahan bola, dan siapa yang bisa bertahan," kata Henry.

Menurut Henry, menjaga penguasaan bola menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan tersebut. Kehilangan bola dapat membuat permainan semakin terbuka dan menyulitkan tim untuk mempertahankan organisasi pertahanan.

"Namun fokus utamanya adalah jangan kehilangan bola. Karena dalam laga seperti ini, saat Anda kehilangan bola dan permainan mulai merenggang, situasinya akan menjadi terlalu terbuka. Saya paham temponya mungkin tidak secepat yang ingin Anda saksikan, tapi udara di luar sana sangat lembab dan orang-orang ini sudah tidak bisa berlari seperti dulu lagi, jadi kami harus menjaga kerapatan formasi tim," sambungnya.

Kondisi cuaca Jakarta yang lembap juga menjadi pertimbangan dalam menyusun strategi. Henry memahami para pemain veteran tidak bisa mempertahankan intensitas lari seperti ketika masih aktif berkompetisi di level tertinggi.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut