Tiket Final Liga Champions Jadi Kado Ulang Tahun Luis Enrique
MUNICH, iNews.id - Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tiket final Liga Champions setelah menyingkirkan Bayern Munchen dengan agregat tipis 6-5, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Pelatih PSG Luis Enrique menyebut keberhasilan tersebut sebagai hadiah spesial untuk para suporter.
PSG datang ke Allianz Arena dengan modal kemenangan dramatis pada leg pertama. Tim asal Prancis itu langsung menghantam Bayern Munich lewat gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga pertandingan leg kedua.
Gol tersebut berawal dari pergerakan Khvicha Kvaratskhelia di sisi kiri pertahanan Bayern. Gelandang asal Georgia itu mengirim umpan tarik ke kotak penalti dan langsung disambar Dembele dengan tendangan keras ke atap gawang tanpa mampu dihentikan Manuel Neuer.
Gol cepat itu membuat Bayern Munich berada dalam tekanan besar karena harus mengejar defisit dua gol. Meski terus menekan sepanjang pertandingan, klub Bundesliga tersebut kesulitan membongkar pertahanan disiplin PSG.
Singkirkan Bayern Munchen, PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions
Luis Enrique mengaku puas dengan mental dan karakter timnya saat menghadapi tekanan Bayern Munich di kandangnya sendiri.
“Kenangan yang bagus. Kami bisa melewati pertandingan dengan intensitas tinggi. Pertahanan lebih baik dibanding serangan. Karakter yang kami tunjukkan melawan tim seperti Bayern sangat positif. Kami sangat senang bisa mencapai final Liga Champions kedua secara beruntun,” kata Luis Enrique dikutip dari Irish News.
Harry Kane Dibidik PSG jelang Leg 2 Semifinal Liga Champions, Ini Faktanya
Pelatih asal Spanyol itu juga menilai duel melawan Bayern berlangsung sangat berat karena kedua tim sama-sama bermain agresif dan menerapkan pressing tinggi.
“Pertandingannya sangat intens. Sangat sulit. Mereka bermain sepak bola di level tertinggi. Kedua tim mirip, kami suka menekan lebih tinggi. Kami sangat bahagia,” ujarnya.
Jadwal dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs PSG di Leg 2 Semifinal Liga Champions, Sengit Menuju Final!
Luis Enrique bahkan menyebut keberhasilan lolos ke final menjadi hadiah ulang tahun terbaik bagi dirinya dan para pendukung PSG.
“Dua hari lagi saya akan merayakan ulang tahun. Saya sangat bahagia. Kami berada di fase berikutnya kompetisi ini, final Liga Champions. Kami ingin memberikan hadiah seperti ini kepada para pendukung kami,” tuturnya.
Jadwal Bayern Munchen Vs PSG Leg 2 Semifinal Liga Champions, Kick Off Jam Berapa?
Bayern Munich sempat memprotes keputusan wasit pada pertengahan babak pertama. Kiper PSG Matvei Safonov gagal meninju bola dengan sempurna hingga bola mengarah ke Vitinha. Saat mencoba membuang bola, Vitinha justru menendang bola ke tangan rekan setimnya, Joao Neves.
Pemain Bayern meminta penalti karena tangan Neves terlihat jauh dari posisi tubuhnya. Namun wasit tidak menganggap insiden itu sebagai handball karena bola berasal dari pemain PSG sendiri.
Bayern baru mampu mencetak gol balasan pada menit keempat injury time lewat Harry Kane. Striker timnas Inggris itu memanfaatkan umpan Alphonso Davies sebelum melepaskan tembakan keras ke atap gawang PSG. Namun gol tersebut terlambat untuk menyelamatkan Bayern dari kekalahan agregat.
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany mengaku kecewa, tetapi tetap memuji perjuangan para pemainnya saat menghadapi PSG.
“Saya mengerti jika mereka kecewa. Saya pikir kami sudah memberikan segalanya,” kata Kompany kepada TNT Sports.
“Itu pertandingan yang ditentukan detail kecil. Kami sudah lima kali melawan PSG dalam dua tahun terakhir. Kami menang dua kali, mereka menang dua kali, dan sekarang imbang. Pertandingannya selalu seperti itu setiap kali bertemu.”
Kompany juga menyinggung sejumlah keputusan wasit selama dua leg pertandingan yang dinilai merugikan Bayern Munich.
“Kami harus melihat beberapa fase pertandingan yang diputuskan ofisial dalam dua laga ini. Itu memang bukan alasan untuk segalanya, tetapi tetap berpengaruh.”
PSG selanjutnya akan menghadapi Arsenal pada final Liga Champions di Budapest pada 30 Mei mendatang.
Editor: Reynaldi Hermawan