Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Carrick di Ujung Tanduk! Juventus Bisa Gagalkan Rencana MU Rekrut Antonio Conte
Advertisement . Scroll to see content

Timnas Italia Kacau usai Paolo Maldini Mundur, Proyek Gli Azzurri Terancam Kembali ke Pola Lama

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:45:00 WIB
Timnas Italia Kacau usai Paolo Maldini Mundur, Proyek Gli Azzurri Terancam Kembali ke Pola Lama
Paolo Maldini mundur dari posisi direktur teknis Timnas Italia. (Foto: Football Italia)
Advertisement . Scroll to see content

ROMA, iNews.id – Timnas Italia dilanda kekacauan setelah Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari jabatan mereka hanya 16 hari seusai ditunjuk sebagai direktur teknis dan penasihat khusus. Kepergian keduanya mengancam proyek baru Gli Azzurri kembali ke pola lama dalam menentukan pelatih.

Maldini sebelumnya membawa gagasan berbeda untuk membenahi Timnas Italia beserta sistem pembinaan pemain muda. Namun, rencana ambisius tersebut runtuh hanya empat hari setelah federasi menggelar konferensi pers mengenai masa depan sepak bola Italia.

Maldini dan Leonardo sempat membidik pelatih kelas dunia untuk memimpin Gli Azzurri. Carlo Ancelotti menjadi sosok pertama yang dihubungi, kemudian Pep Guardiola, tetapi dua pelatih tersebut menolak pendekatan yang dilakukan.

Andrea Pirlo lalu muncul sebagai pilihan berikutnya. Namun, rencana penunjukan mantan gelandang Timnas Italia itu mendapat penolakan keras akibat perannya sebagai duta merek global perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.


Maldini Pergi, Mancini dan Conte Kembali Bersaing

Kontroversi Pirlo membuat proses penunjukan pelatih baru menemui jalan buntu. Maldini dan Leonardo akhirnya memilih mundur setelah gagal mencapai kesepakatan dengan jajaran Federasi Sepak Bola Italia mengenai langkah selanjutnya.

Menurut Sport Mediaset dan Sky Sport Italia, kondisi Gli Azzurri kini kembali seperti sebelum Maldini datang. Roberto Mancini dan Antonio Conte kembali menjadi dua kandidat kuat untuk mengisi kursi pelatih.

Presiden FIGC, Giovanni Malago, disebut lebih mendukung kembalinya Mancini. Sementara itu, sejumlah klub Serie A dilaporkan mendorong federasi menunjuk Conte.

Mancini dan Conte bukan nama baru bagi Timnas Italia. Conte pernah menangani Gli Azzurri pada periode 2014 hingga 2016, sedangkan Mancini membawa Italia menjuarai Euro 2020 sebelum mundur secara mendadak pada musim panas 2023.

Keduanya kini berstatus tanpa klub. Conte mengakhiri kontraknya bersama Napoli melalui kesepakatan bersama setelah dua tahun, sedangkan Mancini meninggalkan Al-Sadd setelah sempat menangani Timnas Arab Saudi.


Wewenang Direktur Teknis Jadi Persoalan

Malago sebelumnya membentuk posisi direktur teknis Club Italia agar keputusan memilih pelatih tidak hanya berada di tangan Presiden FIGC. Namun, perbedaan pemahaman muncul terkait seberapa besar kekuasaan yang dapat digunakan direktur teknis.

Malago sempat memberi gambaran mengenai pembagian kewenangan tersebut dalam konferensi pers empat hari sebelum Maldini dan Leonardo mundur.

“Pendahulu saya di FIGC mengambil tanggung jawab untuk memilih pelatih baru Italia. Namun, saya memilih membalik pendekatan itu dan menunjuk seseorang yang tidak hanya mengawasi tim nasional, tetapi juga seluruh sistem akademi,” kata Malago.

“Sangat penting untuk membagikan semuanya secara menyeluruh. Jadi, mereka tidak akan melakukan sesuatu yang tidak saya setujui, begitu pula sebaliknya,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan setiap keputusan direktur teknis tetap membutuhkan persetujuan Malagò. Ketika tidak ada titik temu seusai munculnya kontroversi Pirlo, Maldini dan Leonardo memilih meninggalkan proyek tersebut.

Timnas Italia kini kembali menghadapi situasi lama. Alih-alih memulai era baru lewat struktur yang lebih modern, federasi berpeluang mengulang persaingan Mancini dan Conte untuk memimpin Gli Azzurri.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut