Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket usai Imbang Lawan Malaysia, Naik 2 Tingkat!
Advertisement . Scroll to see content

Usai Nyaris Permalukan Timnas Indonesia, Malaysia Makin Pede Hadapi Singapura

Rabu, 30 September 2026 - 13:28:00 WIB
Usai Nyaris Permalukan Timnas Indonesia, Malaysia Makin Pede Hadapi Singapura
Timnas Malaysia semakin percaya diri menghadapi Singapura setelah menahan imbang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: iNews/Isra Triansyah)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Timnas Malaysia semakin percaya diri menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 setelah tampil impresif saat menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Harimau Malaya berhasil menahan imbang Indonesia dengan skor 0-0 dalam pertandingan yang berlangsung Senin (28/9/2026). Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Malaysia sebelum menjalani laga penentuan melawan Timnas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/10/2026).

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, menilai pertandingan melawan Indonesia memberikan pengalaman penting bagi para pemainnya. Dia menyebut hasil tersebut membuat skuadnya semakin siap menghadapi tekanan pada laga berikutnya.

“Para pemain kami mendapatkan pengalaman dan kepercayaan diri. Singapura akan menjadi pertandingan sulit lainnya, tetapi saya yakin setelah hasil bagus melawan Indonesia, kami akan siap,” ujar Cheng Hoe, dikutip dari The Star.

Malaysia sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan setelah Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35. Thom Haye mendapat kartu merah setelah wasit Ko Hyung-jin melakukan pengecekan VAR terkait pelanggaran terhadap winger Malaysia Arif Aiman Hanapi.

Meski unggul jumlah pemain, Malaysia tetap kesulitan membongkar pertahanan Indonesia. Cheng Hoe mengakui Skuad Garuda tampil disiplin dengan organisasi permainan yang membuat para pemainnya sulit menciptakan gol.

“Kami menciptakan beberapa peluang, tetapi kami melewatkan beberapa kesempatan. Tentu masih ada ruang untuk perbaikan,” kata Cheng Hoe.

Dia juga menjelaskan bermain menghadapi tim dengan 10 pemain tidak selalu memberikan keuntungan besar. Menurut dia, Indonesia mampu mengubah pendekatan permainan dengan bertahan lebih dalam dan mengandalkan serangan balik.

“Kadang dalam sepak bola, cukup sulit bermain melawan tim dengan 10 pemain karena mereka mengubah pendekatan taktik, bertahan lebih dalam, dan melakukan serangan balik,” ujar Cheng Hoe.

Sebelumnya, Malaysia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Bangladesh 3-0. Kini, Harimau Malaya membutuhkan kemenangan atas Singapura untuk memastikan peluang lolos ke final tetap terbuka.

Cheng Hoe berharap performa melawan Indonesia bisa menjadi bekal penting bagi timnya. Dia menilai para pemain Malaysia sudah menunjukkan karakter, disiplin, dan mental bertanding yang dibutuhkan dalam laga penting.

Pertandingan melawan Singapura akan menjadi penentu bagi Malaysia di Grup A. Jika gagal meraih kemenangan, Harimau Malaya harus bersaing dalam laga perebutan posisi ketiga dan keempat bersama tim peringkat kedua dari grup lainnya.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut