Virgil van Dijk Tak Rela Cody Gakpo Pindah ke Man City! Liverpool Diminta Tolak Rp2 Triliun
LIVERPOOL, iNews.id - Virgil van Dijk meminta Liverpool tidak menjual Cody Gakpo meski Manchester City siap mengajukan tawaran 85 juta pounds atau sekitar Rp2,04 triliun menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026.
Liverpool memang sedang bergerak agresif pada hari-hari terakhir bursa transfer. The Reds hampir merampungkan kedatangan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer yang disebut mencapai 120 juta pounds atau sekitar Rp2,88 triliun.
Di tengah aktivitas tersebut, masa depan Gakpo justru menjadi persoalan besar. Penyerang berusia 27 tahun itu disebut ingin pindah ke Manchester City dan berharap transfer senilai 85 juta pounds bisa terealisasi sebelum tenggat pada Selasa.
Namun, Van Dijk memiliki pandangan berbeda. Kapten Liverpool tersebut secara terbuka meminta manajemen mempertahankan kompatriotnya asal Belanda itu karena menilai Gakpo masih memiliki peran penting di Anfield.
Ketika ditanya apakah dia ingin Gakpo bertahan di Liverpool, Van Dijk menjawab, "Menurut Anda bagaimana? Dia pemain berkualitas. Saya pikir kami harus mempertahankan pemain-pemain berkualitas," kata Van Dijk dikutip dari The Sun.
Van Dijk kemudian mengungkap alasan personal di balik keinginannya
. "Kita lihat apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Saya ingin dia bertahan bukan hanya karena dia pemain berkualitas, tetapi juga karena dia teman saya. Dia sangat penting bagi kami."
Ketertarikan terhadap Gakpo sebenarnya bukan hanya datang dari Manchester City. Tottenham Hotspur lebih dulu memasukkan nama pemain tersebut ke dalam daftar target transfer mereka pada awal bulan ini.
Namun, Gakpo tidak tertarik menerima tawaran untuk pindah ke London Utara. Situasi kemudian berubah setelah Manchester City ikut masuk dalam persaingan mendapatkan tanda tangannya.
City mulai mengejar Gakpo setelah klub memutuskan melepas Savio ke Tottenham. Pergerakan tersebut membuka peluang bagi Gakpo untuk menjadi bagian dari skuad Manchester City.
Performa Gakpo pada awal musim Premier League juga membuat nilai jualnya semakin tinggi. Mantan pemain PSV Eindhoven tersebut langsung memberikan kontribusi bagi Liverpool.
Gakpo mencetak gol ketika Liverpool menghadapi Newcastle United. Dia kemudian memberikan assist saat Liverpool bermain imbang melawan Nottingham Forest pada pertandingan terbaru.
Catatan tersebut membuat Liverpool menghadapi dilema. Di satu sisi, klub memiliki peluang mendapatkan pemasukan besar dari penjualan Gakpo. Di sisi lain, kontribusi sang penyerang membuat kehilangan dia pada awal musim berpotensi mengurangi kekuatan skuad.
Van Dijk sendiri tetap mendukung keputusan Liverpool mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Barcola. Namun, dia tidak ingin investasi tersebut harus dibayar dengan kehilangan Gakpo.
Bek berusia 35 tahun itu kembali memberikan pandangannya mengenai Barcola. "Dia pemain bagus, seseorang yang memiliki kecepatan."
Van Dijk juga mengingat salah satu gol Barcola ketika menghadapi Chelsea di Liga Champions musim lalu. "Saya ingat gol yang dia cetak melawan Chelsea [di Liga Champions musim lalu]. Jika dia datang ke sini, dia akan disambut dengan tangan terbuka."
Menurut Van Dijk, Liverpool masih menjadi klub yang sangat menarik bagi pemain berkualitas. "Saya rasa tidak ada keraguan jika klub seperti Liverpool sangat menarik bagi pemain-pemain yang sangat bagus. Ini salah satu klub terbesar di dunia."
Liverpool saat ini memang sedang mengalami perubahan komposisi skuad. Van Dijk menyadari proses tersebut membutuhkan tambahan kualitas agar The Reds tetap mampu bersaing.
"Kita semua tahu kami sedang melalui sedikit masa transisi. Anda ingin menjadi bagian dari proses itu atau tidak."
Dia kemudian menegaskan pentingnya memperkuat skuad tanpa kehilangan pemain berkualitas yang sudah dimiliki. "Menambah kualitas ke dalam skuad selalu membuat perbedaan. Kita lihat apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Setelah Selasa, kami harus berjuang untuk semuanya tanpa penyesalan."
Liverpool memang sudah kehilangan sejumlah pemain pada musim panas ini. Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate pergi setelah kontrak masing-masing berakhir, sementara Curtis Jones dijual ke Inter Milan.
Situasi tersebut membuat permintaan Van Dijk semakin penting. Liverpool bukan hanya dituntut mendatangkan pemain baru, tetapi juga menjaga keseimbangan skuad di tengah perubahan besar.
Editor: Reynaldi Hermawan