Wabah Virus Korona Ancam Euro 2020
PARIS, iNews.id – Rabu (4/3/2020) adalah 100 hari menuju pembukaan Euro 2020. Namun, persiapan kejuaraan sepak bola antarnegara Eropa itu terancam dengan mewabahnya virus korona di beberapa negara di dunia.
Tahun ini, Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) memutuskan akan menggelar Euro 2020 yang diikuti 24 negara di 12 kota dan 12 negara berbeda mulai dari Baku sampai Dublin, dari Glasgow sampai Roma. Sebuah proyek yang sangat ambisius.
UEFA menegaskan, seluruh venue dan jaringan transportasi sudah siap. Permintaan tiket pun sudah mulai masuk, selain itu tak ada kekhawatiran masalah keamanan.
Namun, semakin meluasnya dampak virus korona berpotensi mengancam keberlangsungan turnamen itu, dan sampai saat ini belum diketahui apa konsekuensinya.
Virus Korona Hentikan Seluruh Aktivitas di Liga Swiss
Sebagai gambaran, beberapa ajang olahraga di beberapa belahan dunia sudah diputuskan ditunda. Sebut saja MotoGP Qatar dan Thailand yang terpaksa urung digelar dalam waktu dekat.
Di dunia sepak bola, Liga Italia Serie A juga menjadwal ulang beberapa pertandingannya. Ini tak lepas dari keberadaan Negeri Pizza sebagai negara Eropa yang paling terdampak dengan korban 52 meninggal, dan terjangkit virus tersebut lebih dari 2.000 kasus per Senin (2/3/2020).
Sementara negara tetangga, Swiss, yang telah mengonfirmasi 24 kasus, juga mengumumkan penundaan seluruh pertandingan dua kasta tertinggi liga mereka sampai akhir Maret mendatang.
“Kesehatan setiap orang lebih penting dari semua pertandingan sepak bola,” Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menegaskan, akhir pekan lalu, dikutip AFP.
“Kita semua berharap ini dapat diatasi, tetapi tentu saja kita akan menerima saran, tetapi itu harus menjadi yang pertama di bidang kesehatan, olahraga kedua,” kata Ketua Asosiasi Sepak Bola (FA) Wales Jonathan Ford.
Krisis virus korona ini sudah dibahas pada pertemuan komite eksekutif UEFA di Amsterdam, Senin (2/3/2020). Dalam kesempatan itu, UEFA tetap tenang atas kemungkinan dampaknya untuk Euro 2020.
“UEFA menghubungi pihak berwenang internasional dan lokal terkait virus korona dan pengembangannya," bunyi pernyataan UEFA.
“Untuk saat ini, tidak perlu mengubah apa pun dalam jadwal yang direncanakan. Masalahnya akan terus di bawah pengawasan konstan,” bunyi pernyataan itu lagi.
Pertandingan pembuka akan berlangsung di Roma dengan Italia meladeni Turki pada Jumat 12 Juni mendatang.
Editor: Abdul Haris