Wasit Liga Inggris Mike Dean Dapat Ancaman Pembunuhan
LONDON, iNews.id – Wasit Mike Dean, mengaku dia dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan secara masif gara-gara keputusan kontroversial pada laga-laga Liga Inggris yang dipimpin. Untuk itu, dia meminta agar dirinya diistirahatkan dari tugas akhir pekan ini.
Dean memang jadi sorotan karena beberapa keputusannya menuai kontroversi. Salah satunya adalah kartu merah kepada bek Southampton, Jan Bednarek, di laga kontra Manchester United. Setelah The Saints mengajukan banding, kartu merah itu dicabut oleh Premier League.
Dilansir dari Daily Mail, Selasa (9/2/2021), Dean sudah melaporkan beragam ancaman pembunuhan terhadapnya dan keluarga, ke Kepolisian Merseyside. Wasit berusia 52 tahun itu juga meminta diistirahatkan sementara dari tugasnya ke operator kompetisi.
Pihak Premier League mengabulkan permintaan Dean. Akan tetapi, dia masih tetap ditugaskan untuk menjadi pengadil laga babak kelima Piala FA 2020/2021 antara Leicester City versus Brighton & Hove Albion pada Kamis (11/2/2021) dini hari WIB.
Fans Garis Keras Liverpool Minta Jurgen Klopp Dipecat, Steven Gerrard Jadi Pengganti
Dean bisa dibilang wasit senior di Liga Inggris. Dia dikenal sebagai pngadil yang tak kenal kompromi di atas lapangan hijau.
Walau begitu, dia juga cukup eksentrik kala memimpin pertandingan. Dean pernah mengerjai Sergio Aguero dengan menyembunyikan bola usai sang striker mencetak hattrick.
Bikin 2 Blunder saat Liverpool Dibantai Man City, Alisson Ikuti Jejak Karius
Sebagai wasit berpengalaman, Dean sebetulnya cukup sering mendapat kritik tajam. Akan tetapi, ancaman pembunuhan terhadap istrinya, Karam, dan dua orang putrinya, dinilai sudah terlalu berlebihan.
Usai Dibantai Man United 0-9, Southampton Kapok Dipimpin Wasit Mike Dean
Kendati diistirahatkan dari kewajiban memimpin pertandingan akhir pekan ini, Dean bisa saja diberi tugas yang lain, seperti menjadi wasit cadangan atau petugas VAR. Premier League sendiri belum merilis siapa-siapa saja yang bertugas akhir pekan ini. Namun, permintaan Dean sudah pasti dikabulkan.
Dukungan bagi Dean pun mengalir dari PGMOL (otoritas yang berwenang menunjuk wasit) serta Premier League. Tak lupa, kedua lembaga itu mengutuk keras ancaman pembunuhan yang diarahkan kepada Mike Dean serta keluarganya.
“Ancaman seperti ini sungguh tidak bisa diterima dan kami mendukung penuh keputusan Mike Dean untuk melaporkan ancaman-ancaman tersebut ke polisi,” tutur Direktur Pelaksana PGMOL, Mike Riley.
“Sangat tidak bisa diterima melihat Mike Dean dan keluarganya menerima perlakuan buruk di media sosial, termasuk ancaman pembunuhan, sebagai konsekuensi dari pekerjaannya di Liga Inggris,” tegas Chief Executive Premier League, Richard Masters.
Editor: Abdul Haris