Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teman hingga Kerabat Iringi Pemakaman Rizal Ramli di TPU Jeruk Perut Jaksel
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id – Salah satu dari empat bersaudara yang mendirikan Casio Computer, Kazuo Kashio meninggal dunia, Senin 17 Juni 2018. Dia meninggal di usia 89 tahun.

Kepergian Kazuo untuk selama-lamanya lantaran menderita pneumonia (penyakit infeksi pada paru). Sebelum meninggal, dia menjalani perawatan di sebuah rumah sakit Tokyo.

Namun, kondisinya tidak tertolong dan meninggal pada Senin 17 Juni 2018. Sementara pihak perusahaan baru mengumumkan kabar duka tersebut sehari kemudian.

Seperti yang dilansir dari Nytimes, Kashio memimpin perusahaan tersebut selama hampir tiga dekade. Dia pun mengubah mini-calculator inovatif Casio menjadi perangkat universal, serta mengenalkan jam tangan yang elegan, serta mempopulerkan G-Shock. Agustus lalu, Casio bahkan menghasilkan 100 juta produk G-Shock sejak jam tangan tersebut diperkenalkan pada 1983.

Kazuo Kashio menggantikan kakaknya Tadao, yang menjabat sebagai presiden kedua Casio. Sebuah toko mesin yang didirikan pada 1946 oleh Tadao Kashio, kemudian berevolusi menjadi Casio. Tetapi Casio memiliki ambisi besar, mengamati pasar luar negeri sejak tahun-tahun awal perusahaan. Ini mulai mengekspor kalkulator pada 1966 dan respons market luar negeri yang positif.

Dia dan tiga saudara laki-lakinya pun mengubah Casio dari toko alat rumah tangga di dalam negeri, menjadi perusahaan global dengan penjualan tahunan sebesar 3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dari jam tangan digital dan kamera, kalkulator, keyboard elektronik, sampai alat musik lainnya, juga printer berkecepatan tinggi.

Dalam memimpin perusahaan, Kazuo Kashio memiliki motivasi hidup favorit.

"Dengan melepaskan diri dari prakonsepsi dan gagasan konvensional, kami telah menyusun produk yang benar-benar dibutuhkan dan menggunakan teknologi digital kami untuk membuat mereka menjadi kenyataan," katanya dalam salah satu pesannya sebagai ketua. "Produk berdasarkan ide-ide baru menciptakan pasar baru," ucapnya.

Kashio juga dikenal memiliki reputasi sebagai orang yang bersemangat dan tangguh, kata juru bicara perusahaan Kazuhiko Ichinose.

"Dia selalu menetapkan tujuan tinggi," kata Ichinose.

Selain itu, Kashio juga sukses mempopulerkan kamera digital QV-10 yang mulai dijual pada 1995. Dia memperkenalkan layar di belakang untuk melihat pratinjau gambar fotografi. Sekarang menjadi fitur standar untuk kamera digital.

Kazuo meninggalkan seorang istri bernama Soko dan dua anak perempuan dan seorang putra. Putranya, Kazuhiro Kashio saat ini menjabat sebagai Presiden Casio.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut