Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenapa MacBook Neo Dijual Murah? Ternyata Cuma Ini Isinya
Advertisement . Scroll to see content

MacBook Pro Touchscreen Resmi Dikenalkan Apple, Punya Dynamic Island!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:48:00 WIB
MacBook Pro Touchscreen Resmi Dikenalkan Apple, Punya Dynamic Island!
MacBook Pro touchscreen akhirnya diperkenalkan Apple. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Apple memperkenalkan MacBook Pro dengan layar sentuh yang menjadi salah satu perubahan besar dalam lini laptop profesionalnya. Perangkat ini menggabungkan teknologi layar tandem OLED, dukungan interaksi langsung melalui sentuhan, dan performa chip Apple Silicon. 

Namun, apakah inovasi tersebut benar-benar membuat MacBook Pro jauh lebih canggih atau hanya menawarkan pengalaman baru yang belum tentu dibutuhkan semua pengguna? Simak ulasan selengkapnya.

MacBook Pro touchscreen hadir dalam pilihan ukuran 14 inci dan 16 inci. Perangkat ini mempertahankan keyboard dan trackpad sebagai kontrol utama, tetapi memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan layar untuk menjalankan sejumlah fungsi.

Kehadiran fitur tersebut menjadi sorotan, karena Apple selama bertahun-tahun mempertahankan pendekatan berbeda antara MacBook dan iPad. MacBook mengutamakan keyboard serta trackpad, sedangkan iPad dirancang untuk penggunaan layar sentuh.

Kini, Apple mulai membuka pendekatan baru dengan menghadirkan kemampuan sentuh pada laptop profesionalnya tanpa mengubah MacBook menjadi perangkat tablet.

Layar OLED Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu perubahan paling menonjol terdapat pada layar yang menggunakan teknologi tandem OLED dengan nama PROLED XDR.

Teknologi ini memungkinkan setiap piksel menghasilkan cahaya sendiri sehingga layar dapat menampilkan warna hitam lebih pekat dan kontras tinggi. Kemampuan tersebut berpotensi memberikan pengalaman visual lebih baik dibandingkan layar LCD dengan lampu latar, termasuk teknologi mini-LED yang digunakan pada MacBook Pro generasi sebelumnya.

Apple juga mengedepankan kemampuan layar untuk menampilkan konten dengan tingkat kecerahan tinggi dan gerakan yang lebih mulus. Hal ini relevan bagi pengguna yang bekerja dengan foto, video, desain grafis, maupun konten visual lainnya.

Selain kualitas gambar, layar tersebut mendukung interaksi langsung melalui sentuhan. Pengguna dapat menggulir halaman, memperbesar foto dengan gerakan dua jari, serta memilih dan memindahkan elemen pada aplikasi yang mendukung fitur tersebut.

Meski demikian, manfaat layar OLED tidak otomatis membuat semua pekerjaan menjadi lebih cepat. Pengguna tetap perlu menyesuaikan cara kerja dengan aplikasi yang digunakan.

Dynamic Island Hadir di MacBook

Perubahan lain yang menarik perhatian adalah kehadiran Dynamic Island, fitur yang sebelumnya dikenal melalui iPhone.

Pada MacBook Pro touchscreen, area interaktif tersebut dirancang untuk menampilkan informasi dan menyediakan akses cepat ke fungsi tertentu. Pengguna dapat melihat aktivitas yang sedang berlangsung atau mengakses kontrol yang tersedia tanpa harus selalu berpindah aplikasi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa perubahan Apple tidak hanya menyentuh perangkat keras. Antarmuka juga mulai disesuaikan agar lebih mendukung interaksi langsung dengan layar.

Meski begitu, macOS tetap menjadi sistem operasi desktop. MacBook Pro touchscreen bukan perangkat yang sepenuhnya berubah menjadi iPad, sehingga pengalaman penggunaan dan dukungan aplikasi tetap mengikuti karakter komputer Mac.

Mengandalkan Chip M5 Pro dan M5 Max

Dari sisi performa, MacBook Pro touchscreen menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max. Keduanya ditujukan untuk kebutuhan komputasi profesional, mulai dari multitasking hingga pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan grafis intensif.

M5 Pro dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menjalankan banyak aplikasi sekaligus, mengolah foto, menulis kode, atau menyunting video. Sementara itu, M5 Max lebih relevan bagi pekerjaan yang membutuhkan kemampuan grafis lebih besar dan pengolahan proyek kompleks.

Namun, kemampuan tersebut bukan satu-satunya faktor yang menentukan keunggulan laptop ini. Pengguna juga perlu memperhatikan kapasitas memori, penyimpanan, serta kebutuhan aplikasi yang dijalankan.

Artinya, pengguna yang hanya membutuhkan laptop untuk menulis, melakukan riset, membuka banyak tab browser, dan mengelola dokumen belum tentu merasakan perbedaan signifikan dari fitur touchscreen.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut