Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MacBook Pro Touchscreen Resmi Dikenalkan Apple, Punya Dynamic Island!
Advertisement . Scroll to see content

MacBook Pro Touchscreen Vs Lenovo Yoga, Mana Lebih Unggul?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:51:00 WIB
MacBook Pro Touchscreen Vs Lenovo Yoga, Mana Lebih Unggul?
MacBook Pro terbaru hadirkan layar sentuh. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Apple memperkenalkan MacBook Protouchscreen terbaru pada 28 Oktober 2026. Kehadirannya menandai perubahan besar bagi lini laptop profesional Apple yang selama ini mengandalkan keyboard dan trackpad. 

Namun, fitur layar sentuh sebenarnya bukan hal baru di industri laptop. Lenovo melalui lini Yoga sudah lebih dulu menawarkan teknologi tersebut, termasuk pada perangkat yang dapat dilipat menjadi tablet.

Lantas, mana yang lebih unggul antara MacBook Pro touchscreen terbaru dan Lenovo Yoga? Simak pembahasan selengkapnya.

MacBook Pro touchscreen akhirnya diperkenalkan Apple. (Foto: X)
MacBook Pro touchscreen akhirnya diperkenalkan Apple. (Foto: X)

Keduanya menawarkan pendekatan berbeda. MacBook Pro mengandalkan teknologi layar tandem OLED, chip Apple Silicon, dan integrasi dengan macOS. Sementara itu, sejumlah model Lenovo Yoga menggabungkan layar sentuh dengan desain konvertibel yang memungkinkan perangkat digunakan dalam beberapa mode.

Untuk melihat perbedaannya, salah satu model yang bisa dijadikan pembanding adalah Lenovo Yoga 9i 2-in-1 generasi 2026. Laptop ini memiliki layar OLED 14 inci dengan resolusi 2,8K dan refresh rate 120 Hz. Spesifikasi tersebut membuatnya relevan untuk dibandingkan dengan MacBook Pro touchscreen 14 inci. 

MacBook Pro Touchsreen Vs Lenovo Yoga

1. Layar: Tandem OLED Vs OLED Konvensional

Salah satu perbedaan utama kedua laptop terdapat pada teknologi layar.

MacBook Pro terbaru menggunakan panel tandem OLED yang disebut PROLED XDR. Apple mengklaim layar ini mampu mencapai kecerahan puncak HDR hingga 2.000 nit, rasio kontras 10.000.000:1, serta refresh rate adaptif hingga 120 Hz.

Teknologi tandem OLED menggunakan susunan beberapa lapisan pemancar cahaya organik untuk meningkatkan kemampuan layar. Hasilnya ditujukan untuk menghadirkan kontras tinggi, warna hitam pekat, dan tingkat kecerahan yang mendukung pekerjaan visual profesional.

Sementara itu, Lenovo Yoga 9i 2-in-1 generasi 2026 menggunakan layar OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 2.880 x 1.800 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate 120 Hz, kecerahan SDR hingga 500 nit, dan kecerahan HDR puncak hingga 1.000 nit berdasarkan spesifikasi model yang diuji. 

Perbedaan angka kecerahan tersebut menunjukkan bahwa MacBook Pro menawarkan spesifikasi puncak yang lebih tinggi. Namun, hasil penggunaan nyata tetap dipengaruhi pengaturan layar, jenis konten, dan kondisi pengujian.

Bagi fotografer, editor video, dan desainer, kualitas layar menjadi pertimbangan penting. Meski demikian, label OLED saja tidak cukup untuk menentukan layar mana yang lebih baik karena akurasi warna, pantulan cahaya, dan performa HDR juga perlu diperhitungkan.

2. Performa: Chip M5 Pro dan M5 Max Vs Intel Core Ultra

Dari sisi performa, MacBook Pro touchscreen terbaru mengandalkan chip M5 Pro dan M5 Max yang dirancang untuk kebutuhan komputasi profesional.

Apple menyediakan konfigurasi memori terpadu hingga 128 GB dan penyimpanan SSD hingga 16 TB pada model tertentu. Kapasitas tersebut memberi ruang bagi pengguna yang mengerjakan proyek video berukuran besar, pengolahan grafis, serta komputasi intensif.

Di sisi lain, Lenovo Yoga 9i 2-in-1 generasi 2026 yang diuji menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7 355, grafis terintegrasi Intel, memori 32 GB, dan SSD 1 TB. Konfigurasi ini ditujukan untuk produktivitas, multitasking, dan pekerjaan kreatif sehari-hari.

Keduanya tidak bisa dinilai hanya dari nama prosesor atau kapasitas memori. Performa aktual bergantung pada jenis aplikasi, optimalisasi perangkat lunak, sistem pendingin, serta konfigurasi yang dipilih.

MacBook Pro dengan M5 Pro atau M5 Max menawarkan pilihan untuk pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi dan grafis tingkat profesional. Sementara itu, Yoga 9i 2-in-1 menyediakan kombinasi prosesor Intel, layar sentuh, dan desain fleksibel untuk kebutuhan produktivitas serta pekerjaan kreatif.

Bagi calon pembeli, kompatibilitas aplikasi juga perlu diperhatikan. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengedit video, mengolah foto, atau menjalankan aplikasi khusus belum tentu memiliki pengalaman yang sama di macOS dan Windows.

3. Desain: MacBook Pro Vs Lenovo Yoga yang Bisa Jadi Tablet

Perbedaan berikutnya terlihat dari desain perangkat.

MacBook Pro touchscreen mempertahankan bentuk laptop konvensional. Pengguna dapat menyentuh layar untuk menggulir halaman, memperbesar foto, memindahkan elemen presentasi, dan menjalankan sejumlah fungsi pada aplikasi yang mendukungnya.

Namun, layar MacBook Pro tidak dirancang untuk dilipat hingga 360 derajat menjadi tablet. Keyboard dan trackpad tetap menjadi bagian utama pengalaman penggunaan.

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 menawarkan fleksibilitas berbeda. Engselnya memungkinkan layar diputar hingga 360 derajat sehingga perangkat dapat digunakan dalam mode laptop, tablet, tenda, maupun penyangga.

Fitur tersebut berguna bagi pengguna yang sering melakukan presentasi, membaca dokumen, mencatat, atau menggambar. Pada model yang kompatibel, pena digital juga dapat digunakan untuk menulis dan membuat anotasi secara langsung di layar.

Dengan demikian, keunggulan desain bergantung pada kebutuhan. MacBook Pro mempertahankan pendekatan laptop profesional, sedangkan Yoga 9i 2-in-1 menawarkan beberapa cara penggunaan dalam satu perangkat.

Perlu dicatat, tidak semua model Lenovo Yoga memiliki engsel 360 derajat. Seri Yoga Slim, misalnya, mencakup laptop dengan desain konvensional sehingga pembeli perlu memeriksa spesifikasi model secara spesifik.

4. Fitur Touchscreen: Apa yang Bisa Dilakukan?

Apple membawa kemampuan layar sentuh ke Mac melalui integrasi dengan macOS 27. Pengguna dapat menggulir halaman dengan jari, memperbesar foto menggunakan gerakan dua jari, serta memindahkan elemen dalam presentasi.

Apple juga menyiapkan dukungan interaksi sentuh untuk aplikasi kreatif. Dalam Final Cut Pro, misalnya, pengguna dapat menandai rentang video, memindahkan klip, dan memperbesar tampilan lini masa secara langsung melalui layar.

Sementara itu, Lenovo Yoga memanfaatkan layar sentuh Windows untuk mendukung navigasi, pengoperasian aplikasi, dan interaksi langsung dengan konten. Pada model konvertibel yang kompatibel, penggunaan pena digital juga menjadi nilai tambah untuk mencatat atau menggambar.

Perbedaan pentingnya bukan sekadar apakah layar bisa disentuh. Pengalaman penggunaan juga ditentukan oleh sistem operasi, dukungan aplikasi, desain engsel, dan aksesori yang tersedia.

MacBook Pro menawarkan pengalaman sentuh yang terintegrasi dengan lingkungan kerja Mac. Sebaliknya, Yoga 9i 2-in-1 memberikan fleksibilitas bentuk yang memungkinkan pengguna beralih dari laptop ke tablet.

5. Harga: MacBook Pro Berada di Kelas Premium

Harga menjadi pertimbangan lain dalam membandingkan kedua perangkat.

Apple menetapkan harga awal MacBook Pro touchscreen 14 inci dengan M5 Pro sebesar 2.899 dolar AS. Model 16 inci dengan M5 Pro dibanderol mulai 3.399 dolar AS, sedangkan varian M5 Max memiliki harga awal lebih tinggi.

Jika menggunakan kurs ilustratif Rp18.000 per dolar AS, harga awal model 14 inci tersebut setara sekitar Rp52,2 juta. Angka ini belum termasuk pajak, biaya impor, maupun biaya lain dan bukan harga resmi Indonesia.

Lenovo Yoga memiliki rentang harga yang lebih beragam, tergantung seri, prosesor, kapasitas memori, penyimpanan, serta jenis layar. Karena itu, perbandingan harga yang adil perlu menggunakan konfigurasi yang setara dan harga resmi pada pasar yang sama.

Calon pembeli juga perlu memperhitungkan kebutuhan aksesori. Pengguna yang membutuhkan pena digital untuk mencatat atau menggambar sebaiknya memastikan apakah aksesori tersebut termasuk dalam paket pembelian atau harus dibeli terpisah.

Jadi, Mana yang Lebih Unggul?

MacBook Pro touchscreen terbaru dan Lenovo Yoga memiliki keunggulan masing-masing. MacBook Pro menawarkan layar tandem OLED dengan spesifikasi kecerahan tinggi, pilihan chip kelas profesional, dan integrasi dengan macOS. Lenovo Yoga 9i 2-in-1 menggabungkan layar OLED 120 Hz dengan desain konvertibel yang memungkinkan perangkat digunakan sebagai laptop maupun tablet.

Untuk pekerjaan yang menuntut kemampuan komputasi profesional, seperti penyuntingan video kompleks, pengolahan grafis, dan proyek kreatif berskala besar, MacBook Pro dengan konfigurasi yang sesuai patut dipertimbangkan.

Sementara itu, pengguna yang membutuhkan fleksibilitas untuk presentasi, mencatat dengan pena digital, membaca dokumen, atau menggambar dapat mempertimbangkan Lenovo Yoga 9i 2-in-1.

Pada akhirnya, tidak ada satu perangkat yang otomatis lebih unggul untuk semua kebutuhan. Keputusan membeli sebaiknya didasarkan pada jenis pekerjaan, aplikasi yang digunakan, kebutuhan layar sentuh, fleksibilitas desain, dan anggaran.

Perlu diingat, spesifikasi Lenovo Yoga berbeda-beda menurut model dan generasi. Karena itu, calon pembeli sebaiknya membandingkan konfigurasi secara langsung sebelum menentukan pilihan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut