8 Aplikasi Android yang Dilarang Google, Ada yang Pernah Kamu Download?
JAKARTA, iNews.id - Terkuak deretan aplikasi Android yang dilarang Google. Dengan adanya larangan tersebut, sederet aplikasi berikut tidak akan kamu temukan di Play Store.
Namun sebelum itu, aplikasi-aplikasi ini pernah begitu digandrungi karena beragam fitur yang disajikan. Walaupun demikian, beberapa orang tetap mencoba mencarinya di situs-situs ilegal.
Adapun delapan aplikasi yang dilarang didistribusikan di Google Play Store, seperti dikutip iNews.id dari situs Gadgets Now, Jumat (10/2/2023) adalah sebagai berikut.
Sarahah merupakan aplikasi pesan anonim yang tak hanya dilarang didistribusikan di Google Play Store, tetapi juga App Store. Aplikasi ini dihapus oleh Google karena kerap digunakan melecehkan orang lain.
Pelarangan beredarnya Sarahah ini dilakukan setelah adanya petisi yang menuntut dihapuskannya aplikasi tersebut. Dari sana, banyak korban yang akhirnya berbagi pengalaman pelecehan mereka di Sarahah.
TubeMate memungkinkan pengguna untuk langsung mengunduh video YouTube di smartphone. Dengan menggunakan aplikasi tersebut, pengguna bisa menonton video yang diunduh kapanpun dalam keadaan offline.
Namun, TubeMate dihapus dari Play Store karena dianggap melanggar hak cipta. Pasalnya, YouTube sendiri memang tidak menyediakan fitur bawaan untuk mengunduh video. Oleh sebab itu,
Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan streaming acara TV langsung di perangkat Android. Beragam saluran dapat ditonton melalui aplikasi tersebut.
Namun, Google melarang TV Portal didistribusikan di Play Store. Hal itu lantaran berkaitan dengan masalah hak cipta.
Emulator PlayStation, PSX4Droid memungkinkan pengguna memainkan game PlayStation di perangkat Android. Sejak awal kemunculannya, aplikasi ini banyak diminati oleh pengguna.
Namun tak berselang lama, Google langsung menarik peredaran PSX4Droid dari Play Store. Hal itu berkaitan dengan masalah hukum dan hak cipta.
Di antara aplikasi perjudian di Play Store, Rush Poker adalah aplikasi paling populer. Dengan cepat, aplikasi ini banyak diunduh oleh pengguna Android.
Namun Rush Pokeri segera dilarang dari Google Play Store. Pasalnya, banyak anak di bawah umur yang menggunakan aplikasi tersebut untuk berjudi uang sungguhan
Aplikasi equalizer ini ditujukan untuk pecinta musik. Dengan menggunakan Viper4Android, pengguna dapat meningkatkan keluaran audio telepon dan membuat suara musik jauh lebih baik.
Ekstensi Spektrum, Dukungan x86, Optimalisasi Speaker, Efek Differential Surround / Haas, Fidelity Control, Headphone Surround+ (VHS+), Proteksi Sistem Auditori, dan lainnya dapat ditemukan di Viper4Android. Namun, aplikasi tersebut dihapus dari Play Store karena mengharuskan perangkat melakukan root agar berfungsi.
Aplikasi ini ditujukan untuk mereka yang menyukai film dan serial TV. Popcorn Time memungkinkan pengguna mengunduh konten ke sistem mereka untuk ditonton di lain waktu.
Pengguna juga dapat menonton trailer terlebih dahulu, memilih subtitle, kualitas video, dan kemudian mengunduh film atau serial TV. Namun, aplikasi ini kemudian dilarang oleh Google karena mengarah pada tindakan ilegal.
F-Droid berfungsi untuk mendistribusikan beragam aplikasi yang tidak bisa ditemukan di Google Play Store. Dengan kata lain, aplikasi di dalam F-Droid berasal dari sumber yang tidak terpercaya atau justru berbahaya.
Maka dari itu, aplikasi tersebut langsung dihapus dari Play Store. Namun kabarnya, F-Droid masih bisa ditemukan di situs ilegal.
Itulah deretan aplikasi Android yang dilarang Google. Adakah yang pernah kamu unduh?
Editor: Komaruddin Bagja