AI Semakin Berkembang, Ini Prediksi dan Tren Teknologi di 2024
JAKARTA, iNews.id - Kecerdasan buatan (AI) generatif akan mentransformasi bisnis dan industri. Ini searah dengan kemajuan AI yang cepat di Indonesia.
Menurut Direktur Utama SAP Indonesia Andreas Diantoro, bisnis akan begerak tidak hanya sekadar adopsi, dengan fokus pada penggunaan AI yang disesuaikan untuk berbagai industri.
"AI yang digunakan untuk secara bertanggung jawab dapat membantu bisnis berjalan lebih baik," katanya.
Peneran AI ini tidak hanya dilakukan di luar negeri, tapi Indonesia. Ada tiga tren teknologi yang mendorong revolusi AI di Tanah Air sekarang ini.
1. Inovasi AI di Sektor Tertentu
Pelaku bisnis di Indonesia bisa tampil ke panggung global dengan mengadopsi kerangka kerja AI strategis yang dibangun di atas fondasi data yang kuat. Pendekatan ini penting demi memanfaatkan peluang AI, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan kompetitif.
Prediksi menunjukkan AI, data, dan inovasi CRM (Customer Relationship Management) akan menjadi kunci bagi bisnis untuk lebih memahami pelanggan. Lalu menciptakan layanan, aliran pendapatan, dan keterlibatan konsumen.
2. Peningkatan Keahlian Berbasis AI
Perubahan menuju Industri 4.0 menuntut keterampilan baru seperti data scientist, cloud professional, dan cybersecurity expert. Di sisi lain, otomatisasi memengaruhi beberapa pekerja.
Tapi di sisi lain menciptakan peluang baru. Munculnya peran terkait AI seperti Generative AI Prompt Engineers, menuntut pembelajaran dan adaptasi berkelanjutan. Adopsi AI bertanggung jawab dan pengawasan manusia sangat penting, apalagi dengan munculnya chatbot.
"AI tidak akan menggantikan pekerjaan, tapi menciptakan lapangan kerja baru. Investasi dalam program pembekalan dan peningkatan keahlian sangat penting untuk memastikan transisi yang mulus bagi pekerja dan memaksimalkan manfaat AI," kata Andreas.
3. Demokratisasi Cloud dan AI
Kombinasi kekuatan cloud dan AI mengarah pada lahirnya inovasi yang besar di dunia koporasi pada 2024 dan lima tahun ke depan. Ini memungkinkan suatu organisasi melakukan integrasi, memperbesar skala, kinerja, penghematan biaya, dan keamanan yang lebih besar.
Dampak transformasi sudah dirasakan di Indonesia. Adopsi komputasi cloud diperkirakan berkontribusi sebesar 10,7 miliar dolar AS terhadap ekonomi antara 2021 dan 2025.
Editor: Dini Listiyani