Bukan Sekadar Main Game atau Medsos, Kreator Konten Jadi Profesi Dikejar Anak Muda
JAKARTA, iNews.id – Munculnya berbagai platform digital telah mengubah cara anak muda membangun karier, melahirkan profesi baru yang kini menjadi magnet bagi generasi muda, yakni kreator konten digital. Berbekal kreativitas, konsistensi, dan kemampuan membaca tren, profesi ini menjelma menjadi salah satu kekuatan baru dalam ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Dari sekadar membuat video, foto, main game hingga ulasan di media sosial, para kreator konten kini mampu menciptakan lapangan pekerjaan, membangun personal branding, bahkan menggerakkan roda perekonomian digital. Fenomena ini menandai perubahan besar bahwa ide dan kreativitas kini memiliki nilai ekonomi yang tak kalah menjanjikan dibanding profesi-profesi tradisional.
Generasi muda pun melihat dunia digital bukan lagi sebagai ruang hiburan semata, melainkan lahan masa depan yang menawarkan peluang tanpa batas. Profesi kreator konten pun diakui pemerintah dan dimasukkan ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
Ini dirasakan Falintino, kreator digital asal Kalimantan Barat. Dia menilai profesi kreator konten saat ini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas sampingan semata.
Berawal dari ketertarikan pada dunia game dan media sosial, ia kemudian mengembangkan aktivitas tersebut menjadi pekerjaan utama.
“Menurut saya, bermain game itu ada masa depannya kalau kita tahu cara mengolahnya menjadi sesuatu yang produktif. Harus ada tujuan dan proses belajar,” katanya.
Dia mengatakan konsistensi menjadi tantangan terbesar dalam membangun audiens di era digital. Selain mengikuti perkembangan tren, kreator juga dituntut mampu menghasilkan konten yang relevan bagi penontonnya.
Fenomena meningkatnya jumlah kreator digital menunjukkan bahwa perkembangan teknologi telah membuka pilihan karier baru bagi generasi muda Indonesia.
Editor: Dani M Dahwilani