JAKARTA, iNews.id - Cara langganan internet Starlink di Indonesia menjadi informasi yang banyak diburu. Starlink disebut sebagai layanan internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah.
Berbeda dengan internet satelit tradisional dan fiber optik, Starlink satelit di orbit rendah bumi (LEO). Oleh sebab itu, layanan dari perusahaan milik Elon Musk ini dapat menjangkau ke berbagai tempat, bahkan di daerah-daerah terpencil yang tidak bisa diakses oleh infrastruktur internet satelit tradisional.
Baca Juga
Luhut Sebut Starlink Milik Elon Musk Bakal Meluncur di RI 2 Minggu Lagi
Sejak April 2024, Starlink telah lulus uji laik operasi (ULO) di Indonesia. Dengan demikian, Starlink telah memenuhi syarat untuk beroperasi di Indonesia.
Berikut ini adalah cara langganan internet Starlink di Indonesia, seperti dikutip iNews.id dari laman resmi Starlink, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga
Operasional Starlink di Indonesia: Pertahanan Vs Investasi Digital
Cara Langganan Internet Starlink di Indonesia
- Buka aplikasi browser lalu kunjungi laman Starlink https://www.starlink.com/id.
- Klik gambar tiga garis di pojok kanan atas.
- Pilih Jelajah.
- Scroll ke bawah untuk menemukan paket Starlink beserta harganya.
- Pilih paket yang ingin dibeli.
- Tulis alamat layanan atau menetapkan alamat berdasarkan peta yang disediakan.
- Klik tombol Pesan Sekarang.
- Isi formulir pemesanan.
- Klik Melakukan Pemesanan.
- Selesaikan proses pembayaran.
Harga Langganan Internet Starlink di Indonesia
1.Pribadi
a.Residensial (di rumah)
- Biaya layanan per bulan: Rp750.000
- Biaya perangkat keras: Rp7.800.000
b.Jelajah (di luar rumah)
Baca Juga
Menkominfo Budi Arie Bertemu Mantan PM Inggris Tony Blair, Bahas Data Center hingga Starlink
- Biaya layanan per bulan: Rp990.000 (regional) atau Rp6.995.480 (global)
- Biaya perangkat keras Rp7.800.000
c.Kapal (di perairan)
- Biaya layanan per bulan: Rp4.345.000 (50 GB), Rp17.160.000 (1 TB), atau Rp86.130.000 (5 TB)
- Biaya perangkat keras: Rp43.721.590
2.Bisnis
Baca Juga
Layanan Internet Milik Elon Musk Starlink Segera Masuk Indonesia, Uji Coba di IKN Mei 2024
a. Lokasi Tetap
- Biaya layanan per bulan: Rp1.100.000 (40 GB), Rp3.025.000 (1 TB), Rp6.116.000 (2 TB), atau Rp12.320.000 (6 TB)
- Biaya perangkat keras: Rp7.800.000
b. Mobilitas Darat
Baca Juga
Badan Otorita Sebut Elon Musk Minat Investasi ke IKN, Sediakan Internet Starlink
- Biaya layanan per bulan: Rp4.345.000 (50 GB), Rp17.160.000 (1 TB), atau Rp86.130.000 (5 TB)
- Biaya perangkat keras: Rp43.721.590
c.Maritim
- Biaya layanan per bulan: Rp4.345.000 (50 GB), Rp17.160.000 (1 TB), atau Rp86.130.000 (5 TB)
- Biaya perangkat keras: Rp43.721.590
Itulah cara langganan internet Starlink di Indonesia. Harga di atas tidak termasuk biaya pengiriman dan pemasangan.
Editor: Komaruddin Bagja