Daftar Password Terburuk 2017, '123456' Duduki Posisi Teratas

Dini Listiyani ยท Kamis, 21 Desember 2017 - 08:03 WIB
Daftar Password Terburuk 2017, '123456' Duduki Posisi Teratas

Password '123456', Password Paling Buruk (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Lemahnya password tidak dipungkiri ikut andil dalam menyebabkan pembobolan situs. Meski begitu, penggunaan password yang lemah tetap masih tinggi.

SplashData mengungkapkan, daftar password terburuk di 2017 dengan menggunakan data dari sekitar 5 juta password yang terpapar tahun ini. Dari data tersebut terkuak, '123456' dan 'password' berada diurutan teratas.

Daftar ini memiliki beberapa password yang tidak efektif untuk beberapa alasan. Daftar password itu mencakup 'qwerty' di tempat keempat, 'admin' di tempat kesebelas, dan 'login' di tempat ke-14.



Menariknya, 'starwars' juga masuk ke daftar dengan menempati posisi ke-16. "Sayangnya, ketika episode terbaru mungkin merupakan tambahan fantastis untuk franchise Star Wars, 'starwars' merupakan kata kunci yang berbahaya untuk digunakan," kata CEO SplashData Morgan Slain yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (21/12/2017).

"Hacker menggunakan istilah umum dari budaya pop dan olahraga untuk masuk ke akun secara online karena mereka tahu banyak orang menggunakan kata-kata yang mudah diingat," kata Slain lebih lanjut.

Selain itu, ada juga beberapa tema di daftar Worst Password, termasuk nama depan dan hobi, seperti 'Jordan,’ ‘harley,’ ‘robert,’ ‘matthew,’ ‘daniel,’ ‘andrew,’ ‘andrea,’ dan ‘joshua’.

Tidak hanya itu, nama mobil termasuk di antara 50 besar, mulai dari 'ferrari' hingga 'mercedes'. Para ahli memperingatkan, menambahkan sejumlah angka atau simbol ke kata yang umum juga menjadi trik yang tidak efektif.

"Hacker tahu trik Anda, dan mengutak-utik password yang mudah ditebak tidak membuatnya aman. Harapan kami, daftar Password Terburuk ini akan membuat orang mengambil langkah untuk melindungi diri mereka secara online," ujar Slain.

Laporan baru yang dirilis minggu lalu menunjukkan fakta baru yakni hampir seperempat orang menggunakan password yang sama untuk setiap situs yang mereka masuki.


Editor : Dini Listiyani