Data Pribadi 31 Juta Pengguna Aplikasi Keyboard Bobol
CALIFORNIA, iNews.id - Sebanyak 31 juta data pengguna aplikasi ai.type Keyboard mengalami kebocoran. Kebocoran aplikasi yang sudah diunduh lebih dari 40 juta pengguna di Android dan iOS ini tampaknya hanya dialami pengguna Android.
Dikutip iNews.id dari Android Authority, Rabu (6/12/2017), peneliti keamanan di Kromtech Security Center, menemukan sebuah database server tidak aman dimiliki oleh Eitan Fitusi, co-founder ai.type. Server berisi lebih dari 577 GB data dan bisa diakses siapa saja.
Kini, server itu aman karena Fitusi menambahkan password ke servernya, setelah beberapa peneliti menghubunginya. Rekaman di server berisi data pada masing-masing penggunanya.
Hampir setiap record, termasuk nomor IMSI dan IMEI perangkat. Itu merupakan nomor unik yang digunakan jaringan seluler untuk mengidentifikasi pelanggan.
Selain itu, aplikasi juga mengumpulkan data tentang pembuatan dan model ponsel, resolusi layar, dan versi Android-nya. Sebagian besar record mencakup nomor telefon pengguna, nama penyedia layanan mereka. Tak hanya itu, record juga berisi detail dari profile Google pengguna, seperti alamat e-mail, tanggal lahir, jenis kelamin, dan gambar profile.
Aplikasi mengumpulkan nama lengkap pengguna, alamat e-mail, dan lokasi. Aplikasi ai.type sendiri memiliki dua versi yakni berbayar dan gratis. Kebijakan privasi versi gratis memberi lebih banyak keluluasaan dalam apa yang dikumpulkannya.
Dalam daftar Google Play-nya, ai.type menyatakan, bahwa privasi pengguna merupakan perhatian utama. Perusahaan juga mengklaim, teks yang diketik di keyboard dienkripsi dan private.
Editor: Dani M Dahwilani