Google Blokir Saluran YouTube Perlemen Rusia
JAKARTA, iNews.id - Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Google memblokir saluran YouTube Duma TV Rusia lantaran menyiarkan pertemuan parlemen Rusia. Google menilai apa yang dilakukan Duma TV Rusia telah melanggar kebijakan platform.
"Jika kami menemukan sebuah akun melanggar persyaratan layanan kami, kami akan mengambil tindakan yang sesuai," kata juru bicara Google.
"Tim kami memantau situasi dengan cermat untuk setiap pembaruan dan perubahan," ujarnya.
Google menegaskan pihaknya berkomitmen mematuhi sanksi yang dikenakan pada Rusia setelah invasi ke Ukraina pada akhir Februari.
Pemblokiran ini memicu kemarahan dari Rusia. Para pejabat di negara yang dipimpin Vladimir Putin itu pun memberikan kecaman.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia bahkan memperingatkan YouTube telah “menandatangani surat perintahnya sendiri.”
Regulator telekomunikasi Roskomnadzor Rusia mengutuk langkah tersebut dan memerintahkan Google untuk segera memulihkan akses YouTube Duma TV.
"Perusahaan menganut posisi anti-Rusia yang jelas dalam perang informasi yang dilakukan oleh Barat melawan negara kita," kata badan tersebut, dikutip dari Engadget, Minggu (10/4/2022).
Tanggapan dari otoritas Rusia menunjukkan YouTube bisa menjadi layanan internet Barat terbaru yang bakal menghadapi sanksi pembatasan akses di Rusia.
Bukan tidak mungkin YouTube akan mengikuti jejak Twitter, Facebook, dan Instagram yang kini sudah diblokir di Rusia, yang berpotensi mengalami kerugian.
Editor: Dani M Dahwilani