Google Doodle Hari Ini Rayakan World Space Week 2026, Ada Nebula Carina
JAKARTA, iNews.id - Google Doodle hari ini, Kamis (8/10/2026), ikut merayakan World Space Week 2026 dengan menampilkan gambar Nebula Carina yang menakjubkan. Doodle tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Google untuk pekan luar angkasa yang berlangsung setiap 4-10 Oktober.
Saat membuka halaman utama Google, pengguna akan menemukan tampilan Doodle bertema luar angkasa. Visual tersebut menampilkan Nebula Carina, salah satu wilayah pembentukan bintang yang menjadi objek menarik bagi para astronom.
Google melalui laman resminya mencatat Doodle 8 Oktober 2026 dengan judul 'World Space Week 2026: The Carina Nebula'. Doodle ini merupakan bagian kedua dari rangkaian Doodle yang dibuat Google untuk memperingati World Space Week tahun ini.
Sebelumnya, pada 6 Oktober 2026, Google menampilkan Doodle bertema 'World Space Week 2026: The Rosebud Nebula'. Rangkaian tersebut mengajak pengguna mengenal lebih dekat berbagai objek luar angkasa melalui visual yang ditampilkan di halaman utama mesin pencari Google.
Nebula Carina merupakan salah satu nebula terbesar dan paling terang yang dapat diamati di langit malam. Wilayah ini berada di galaksi Bima Sakti dan menjadi tempat berlangsungnya proses pembentukan bintang.
Nebula sendiri merupakan awan besar yang terdiri dari gas dan debu di ruang angkasa. Beberapa nebula menjadi tempat lahirnya bintang baru, sementara nebula lainnya merupakan sisa dari bintang yang telah mengalami perubahan atau kematian.
Nebula Carina dikenal memiliki sejumlah wilayah pembentukan bintang yang aktif. Kawasan tersebut juga menjadi objek pengamatan berbagai teleskop karena dapat memberikan informasi mengenai bagaimana bintang terbentuk dan berkembang.
Salah satu objek yang berada di kawasan Nebula Carina adalah Eta Carinae, sistem bintang yang sangat masif dan menjadi salah satu objek astronomi yang menarik perhatian para ilmuwan.
Perkembangan teknologi teleskop luar angkasa membuat manusia dapat melihat objek seperti Nebula Carina dengan detail yang sebelumnya sulit diperoleh.
Salah satunya melalui James Webb Space Telescope (JWST), teleskop luar angkasa hasil kerja sama NASA, European Space Agency (ESA), dan Canadian Space Agency (CSA).
JWST memiliki kemampuan mengamati alam semesta dalam panjang gelombang inframerah. Kemampuan tersebut memungkinkan para astronom mempelajari debu dan gas di wilayah pembentukan bintang secara lebih mendalam.
Citra Nebula Carina yang dihasilkan JWST sebelumnya juga menjadi perhatian dunia karena memperlihatkan struktur gas dan debu yang kompleks serta sejumlah bintang muda.
World Space Week merupakan perayaan internasional yang berlangsung setiap tahun pada 4-10 Oktober. Perayaan ini ditetapkan untuk memperingati dua peristiwa penting dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.
Tanggal 4 Oktober menandai peluncuran Sputnik 1 pada 1957, satelit buatan manusia pertama yang berhasil mengorbit Bumi.
Sementara itu, 10 Oktober berkaitan dengan penandatanganan Treaty on Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space, termasuk Bulan dan benda langit lainnya, pada 1967.
World Space Week kemudian menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ilmu pengetahuan, teknologi, serta manfaat eksplorasi luar angkasa.
Pada 2026, World Space Week mengusung tema 'Rocket Revolution'. Tema tersebut menyoroti perkembangan teknologi roket dan perannya dalam membuka akses yang semakin luas terhadap luar angkasa.
Melalui Google Doodle hari ini, pengguna internet diajak melihat salah satu objek menarik di alam semesta sekaligus mengenal lebih dekat perkembangan ilmu pengetahuan dan eksplorasi ruang angkasa.
Editor: Muhammad Sukardi