Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berdayakan Generasi Muda di Bidang Teknologi dan IT, 2.000 Peserta Google Student Ambassadors 2026 Dilantik
Advertisement . Scroll to see content

Google Earth Hadirkan Fitur Flight Simulator, Keliling Dunia Virtual Gratis!

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:57:00 WIB
Google Earth Hadirkan Fitur Flight Simulator, Keliling Dunia Virtual Gratis!
Flight Simulator di Google Earth. (Foto: Google)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Google resmi menghadirkan fiturflight simulator gratis di Google Earth versi web yang memungkinkan pengguna menjelajahi berbagai belahan dunia dari udara secara lebih imersif. Fitur eksperimental yang diluncurkan pada 12 Juni 2026 ini dapat diakses langsung melalui browser tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.

Berbeda dengan simulator penerbangan profesional yang berfokus pada pelatihan pilot dan simulasi fisika yang kompleks, flight simulator terbaru Google Earth dirancang untuk pengguna umum yang ingin mengeksplorasi dunia dengan cara yang lebih interaktif. Saat terbang, pengguna dapat menikmati tampilan bangunan 3D, pegunungan, kota-kota besar, hingga citra satelit beresolusi tinggi yang ditampilkan secara real-time.

Fitur ini sebenarnya bukan hal baru bagi Google Earth. Sejak 2007, Google telah menyematkan mode flight simulator tersembunyi pada versi desktop. Namun, untuk pertama kalinya fitur tersebut kini tersedia langsung melalui browser, sehingga jauh lebih mudah diakses oleh siapa saja.

Bagaimana cara mencoba fitur Flight Simulator di Google Earth? Simak caranya hanya di artikel ini.

Cara Menggunakan Flight Simulator di Google Earth

Untuk mencobanya, pengguna cukup membuka Google Earth melalui browser, memilih menu Explore Earth, kemudian masuk ke Tools dan memilih Flight Simulator. 

Google juga menyarankan pengguna mengubah tampilan peta dari mode 'Map' ke 'Satellite' agar pengalaman terbang terasa lebih realistis dengan visual fotorealistik.

Menurut dokumentasi resmi Google, simulator ini memiliki sejumlah keterbatasan karena memang ditujukan untuk eksplorasi santai. Sistem fisika penerbangan dibuat lebih sederhana dibanding simulator profesional seperti Microsoft Flight Simulator. 

Selain itu, bangunan 3D dan citra satelit akan dimuat secara dinamis selama penerbangan sehingga koneksi internet yang stabil sangat dianjurkan untuk mendapatkan pengalaman terbaik.

Pengoperasian pesawat dilakukan menggunakan keyboard atau mouse. Pengguna dapat mengatur kecepatan mesin, ketinggian, hingga arah penerbangan melalui kontrol sederhana yang telah disediakan Google. Jika pesawat mengalami tabrakan dengan permukaan tanah, sistem akan otomatis menghentikan simulasi dan menawarkan opsi untuk memulai kembali dari ketinggian yang aman.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut