Hacker Retas Printer, Minta Orang untuk Subscribe PewDiePie
SAN FRANCISCO, iNews.id - Orang-orang di media sosial (medsos) dilaporkan diserang oleh seorang hacker. Anehnya, hacker itu mendesak mereka untuk men-subscribe PewDiePie.
Felix “PewDiePie” Kjellberg telah mempertahankan statusnya sebagai channel teratas di YouTube selama bertahun-tahun. Tapi, baru-baru ini kedudukannya semakin terancam oleh T-Series, channel yang dimiliki perusahaan produksi musik India.
Tingkat pertumbuhan T-Series pada 2018 telah meningkat. Saat ini, saluran itu telah memiliki 72 juta subscribers, menempatkannya di bawah Kjellberg yang memiliki jumlah 150.000 penggemar.
Dilihat dari subscriber trajectory T-Series, banyak penonton yang memperkirakan channel tersebut akan mampu melampaui PewDiePie. Tapi, Kjellberg dan penggemarnya melakukan perlawanan.
Kjellberg baru-baru mengunggah segmen tempat dia meminta penggemar untuk meyakinkan orang agar men-subscribe channel-nya. Akibatnya, penggemar PewDiePie telah melakukan berbagai cara agar idola tetap berada di posisi teratas.
Selama beberapa hari terakhir, pengguna Twitter telah dihebohkan dengan screenshot unsolicited printouts dari printer yang terhubung ke internet yang mengatakan, PewDiePie membutuhkan bantuan mereka.
"PewDiePie, channel yang paling banyak jumlah subscriber-nya di YouTube saat ini terancam kehilangan posisinya sebagai nomor satu karena T-Series yang hanya mengunggah video trailer dan kampanye Bollywood," kata surat itu sebagaimana dikutip dari The Verge, Sabtu (1/12/2018).
Hasil printout memberitahu orang-orang untuk men-subscribe Kjellberg dan menyebarkan ke semua orang yang diketahui. Seorang hacker di Twitter telah mengklaim bertanggung jawab atas hasil printout.
Dia menyatakan, aksinya merupakan cara mereka meningkatkan kesadaran keamanan printer. Menurut tweet @TheHackerGiraffe, mereka memanfaatkan port jaringan terbuka yang tersedia di ratusan ribu printer di seluruh dunia.
Nah, ini merupakan kerentanan yang diketahui memungkinkan printer menerima data. Untuk melakukannya, hacker mengklaim, mereka menggunakan tool bernama PRET yang memungkinkan penyerang menangkap atau memanipulasi pekerjaan print, mengakses sistem file, dan memori printer atau bahkan menyebabkan kerusakan fisik ke perangkat.
"Printer Anda terkena. Saya mencoba memperingatkan Anda untuk menutupnya, bagaimana lagi saya akan mendapatkan perhatian Anda? Saya pikir ini tidak akan berhasil saat saya melakukannya," kata TheHackerGriraffe di Twitter.
Editor: Dini Listiyani