Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Justin Bieber Youtube-an Lagu Lawas di Coachella 2026, Obati Rindu Fans!
Advertisement . Scroll to see content

Hindari Kasus Logan Paul Terjadi Lagi, YouTube Review Channel Populer

Jumat, 12 Januari 2018 - 15:04:00 WIB
Hindari Kasus Logan Paul Terjadi Lagi, YouTube Review Channel Populer
Youtube (Foto: Ubergizmo)
Advertisement . Scroll to see content

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - Konten vlogger Logan Paul sempat heboh karena menampilkan jasad pria gantung diri di hutan Aokigahara. Untuk mengindari kasus serupa, YouTube memiliki langkah baru.

Sebagaimana dikutip iNews.id dari Ubergizmo, Jumat (12/1/2018), YouTube sekarang ingin mengambil tindakan yang lebih aktif untuk memastikan hal itu tidak pernah terjadi lagi. Salah satu cara bisa diambilnya, dengan mengejar pembuat konten yang mungkin memiliki konten ofensif serupa sudah luput dari perhatian mereka.

Laporan itu mengklaim, YouTube ingin me-review channel populer untuk konten yang berpotensi menyinggung. Hal itu mencakup penggunaan moderator manusia sekaligus AI untuk membantu pencarian dan menandai video yang mungkin dianggap tidak pantas.

YouTube telah diserang dalam beberapa waktu terakhir, karena membiarkan video yang mengganggu ada di platform mereka. Namun, situs berbagi video itu akhirnya mengambil tindakan.

Situs berbagi video mengatakan pada Rabu 10 Januari 2018, proyek 'Originals' Paul telah ditunda dan dia tidak akan ditampilkan di musim keempat serial komedi YouTube Red 'Foursome'. Selain itu, perusahaan di bawah naungan Google itu, telah menghapus channel Paul dari program iklan Google Preferred yang bisa diakses oleh pembuat konten teratas.

Langkah itu dilakukan sehari setelah situs video milik Google mengutuk ulah Paul tersebut. Pasalnya, hal itu melanggar pedoman komunitas YouTube dan mengindikasikan situs itu mengeksplorasi konsekuensi lebih lanjut terhadapnya.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut