Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mobilitas Meningkat, Indonesia Kembangkan Asuransi Perjalanan Berbasis Digital
Advertisement . Scroll to see content

Jajaran Platform Digital yang Kena Blokir Rusia, Twitter Salah Satunya

Rabu, 09 Maret 2022 - 14:00:00 WIB
Jajaran Platform Digital yang Kena Blokir Rusia, Twitter Salah Satunya
Jajaran Platform Digital yang Kena Blokir Rusia (Foto: Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rusia melancarkan aksi balasan setelah mendapat sanksi dari sejumlah platform digital karena menginvasi Ukraina. Ada lima platform digital yang kini diblokir Negeri Beruang Merah itu.

Akhir bulan lalu, Rusia menginvasi Ukraina. Aksi ini mendapatkan berbagai reaksi, termasuk dari perusahaan jejaring sosial, di mana mereka mulai membatasi akses terkait dengan Rusia. 

Sekarang, tiba saatnya Rusia melancarkan aksi balasan dengan membatasi akses mereka. Berikut ini jejaring sosial dan platform digital lain yang mendapatkan aksi balasan dari Rusia. 

Facebook
Facebook diblokir oleh Rusia karena telah membatasi akses ke sejumlah media mereka. Media yang dimaksud adalah RT, Sputnik dan kantor berita RIA baru-baru ini.

Regulator telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor, mengatakan ada 26 kasus diskriminasi yang dilakukan Facebook terhadap media mereka sejak Oktober 2020. Roskomnadzor berpendapat pembatasan ini melanggar kebebasan informasi dan menghambat pengguna internet Rusia untuk mengakses berita.

Twitter
Alasan Rusia mendepak Twitter sama seperti Facebook. Media sosial besutan Jack Dorsey itu disebut telah memblokir akses media pemerintah milik Rusia. Apa yang dilakukan Rusia terhadap Twitter merupakan upaya balasan. Kini warga rusia tidak dapat mengakses media sosial berlogo burung tesebut sehingga berpotensi menyebabkan perusahaan kehilangan pemasukan.

British Broadcasting Corporation (BBC)
Selain platform media sosial, Rusia juga memutus akses ke situs BBC. Ini karena BBC dianggap menyebarkan informasi palsu tentang perang Kremlin di Ukraina.

Dikatakan organisasi media itu telah menyebarkan kebohongan bahwa Rusia telah menyerang penduduk sipil hingga menimbulkan anti-Rusia di kalangan masyarakat.

Deutsche Welle (DW)
Tak hanya memutus akses ke situs DW, Rusia juga telah menutup kantor DW di Moskow dan membatalkan akreditasi jurnalisnya. Pelarangan operasi DW sendiri sebagai tindakan balasan Rusia karena Jerman telah melarang layanan jaringan TV pemerintah Rusia, Russia Today.

Voice of America (VOA)
Media asing berikutnya yang diblokir Rusia adalah VOA. Pemerintah Rusia telah memblokir akses penduduk lokal ke VOA dengan alasan melindungi mereka dari berita bohong. VOA sendiri merupakan media yang didanai oleh pemerintah AS. Seperti diketahui bersama, Pemerintah Rusia dan AS memang punya tensi yang panas.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut