Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Beberkan Rencana Pajaki Toko Online: Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Jangkauan Luas, Banyak Masyarakat Indonesia Mengalihkan Usaha ke Ruang Digital

Jumat, 07 Oktober 2022 - 13:25:00 WIB
Jangkauan Luas, Banyak Masyarakat Indonesia Mengalihkan Usaha ke Ruang Digital
Mengalihkan kegiatan usaha ke ruang digital dengan memanfaatkan platform e-commerce bisa lebih menjangkau konsumen di seluruh Indonesia. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020 mencatat hampir 90 persen masyarakat Indonesia pernah melakukan aktivitas pembelian barang dan jasa secara online. Ini menunjukkan transaksi jual beli secara daring sangat digemari masyarakat.

Hal tersebut menjadi angin segar bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang memiliki usaha jual beli barang atau jasa. Mengalihkan kegiatan usaha ke ruang digital dengan memanfaatkan platform e-commerce bisa lebih menjangkau konsumen di seluruh Indonesia. 

Ketua Bidang Ekonomi Digital dan UMKM Sobat Cyber Indonesia, Muhammad Miqdad Nizam mengatakan sudah saatnya pelaku bisnis untuk mengalihkan bisnisnya ke e-commerce. “Saat ini banyak model e-commerce yang bisa kita pakai seperti jasa penayangan iklan baris, marketplace, mall online atau shopping mall, dan terakhir ada sosial media online store,” ujarnya, dalam webinar Makin Cakap Digital 2022 dilansir Jumat (7/10/2022).

Miqdad menjelaskan untuk memulai bisnis online saat ini cukup mudah, bisa dilakukan siapapun yang memiliki perangkat gadget. “Hal utama yang harus kita lakukan adalah temukan apa passion kita. Selanjutnya tentukan model bisnis dan sesuaikan dengan customer yang akan dituju nanti. Terakhir, pilih channel atau platform tempat di mana kita akan menjual produk,” katanya.

Nuril Baskan, entrepreneur dan founder Nuril Media menjelaskan hal utama yang paling penting dalam bisnis e-commerce adalah brand. “Merek atau brand produk sangat penting. Sebab itu merupakan gagasan besar dan value yang akan disampaikan ke konsumen agar mereka memahami produk yang ditawarkan. Selain itu, brand mampu menciptakan loyalitas konsumen terhadap produk kita,” ujarnya.

Pemilihan brand untuk produk yang akan dijual di e-commerce harus memperhatikan beberapa hal seperti kata kunci yang sesuai. “Pahami dengan benar dalam pemberian nama produk, jangan sampai meniru nama produk orang lain, tentukan formula nama brand yang pas, karakter unik dan berbeda dari produk orang lain. Kalau bisa lakukan research sebelum pemberian nama,” kata Nuril.

Dosen Polimedia Kreatif Abdul Malik mengatakan brand images produk di platform e-commerce sangat penting. “Untuk bisa sukses bisnis di e-commerce perpaduan visual, audio dan audio visual konten sangat berguna untuk menunjang promosi produk di platform e-commerce maupun aplikasi bisnis online lainnya,” ujar Abdul.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, bisnis di e-commerce sangat bergantung terhadap konten yang dibuat untuk sarana promosi. “Saat ini untuk membuat konten cukup mudah, hanya dengan mengandalkan handphone sudah bisa membuat konten. Buat konten semenarik mungkin agar penonton tertarik juga untuk membeli produk yang kita jual,” kata Abdul.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut