Jutaan Pekerjaan Baru Bakal Muncul di Era AI, Ini yang Perlu Dilakukan
JAKARTA, iNews.id - Kecerdasan buatan (AI) diyakini akan menghilangkan sejumlah pekerjaan. Di waktu yang bersamaan juga akan muncul 40 juta pekerjaan.
Prediksi kemunculan 40 juta pekerjaan diungkapkan oleh Presiden Director of MNC Kapital Indonesia Yudi Hamka saat menjadi pembicara dalam diskusi Masa Depan Jurnalisme AI yang digelar iNews Media Group. Yudi mengatakan masyarakat memang harus menerima fakta kecerdasan buatan akan menghilangkan beberapa pekerjaan.
"Jadi pekerjaan-pekerjaan seperti penerjemah dan sekretaris itu memang akan menghilang. Hanya saja nantinya justru akan muncul 40 juta pekerjaan baru di masa itu," kata Yudi.
Kendati demikian, kemunculan pekerjaan baru yang dimaksud tidak muncul secara natural. Menurut Yudi, pekerjaan baru bisa muncul jika masyarakat berupaya meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi era AI.
Masyarakat diharapkan dapat menemukan inspirasi tepat untuk meningkatkan kemampuan mereka. Dari situ nanti akan muncul pekerjaan baru yang justru tidak akan tergilas AI.
"Kita harus bisa mengadopsi dengan cepat upaya ini akan bisa jadi bagian 40 juta pekerjaan baru itu. Jadi terima saja era teknologi ini dan temukan skill-skill baru yang bisa meningkatkan potensi kita," tuturnya.
Yudi menekankan masyarakat memang harus bisa mengakrabkan diri dengan kecerdasan buatan. Di sini, masyarakat nantinya dapat memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperbaiki kehidupan dan kualitas produktivitas.
"Saya rasa hal itu masih sangat sangat mungkin. Cuma memang fenomena yang terbesar adalah akan ada yang tergantikan kalau kita tidak beradaptasi karena mereka akan semakin pintar," katanya.
Editor: Dini Listiyani