Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tunggu Hasil Visum untuk Pastikan Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah
Advertisement . Scroll to see content

Matinya Kepakaran Viral di Threads gegara Dokter Vs Netizen Debat GERD Tidak Sebabkan Sakit Jantung!

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:59:00 WIB
Matinya Kepakaran Viral di Threads gegara Dokter Vs Netizen Debat GERD Tidak Sebabkan Sakit Jantung!
Ilustrasi dokter yang keilmuannya dipertanyakan netizen di Threads. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar selebgram Lula Lahfah meninggal dunia masih menjadi pembahasan hangat di media sosial. Bahkan, kini topiknya melebar ke mana-mana, termasuk pemahaman mengenai GERD tidak menyebabkan kematian ataupun sakit jantung.

Ya, para ahli kesehatan maupun praktisi kesehatan seperti dokter menegaskan bahwa penyakit GERD tidak menyebabkan kematian maupun sakit jantung. Bahkan, Ahli Penyakit Dalam Prof Ari Fahrial Syam pun menyatakan hal demikian. 

"Saya musti sampaikan, sebagai dokter yang sehari-hari menangani dan meneliti penyakit GERD, penyakit GERD tidak menjadi penyebab langsung kematian," kata Prof Ari dalam postingan edukasinya di Instagram, dikutip Minggu (25/1/2026). 

Meski begitu, Prof Ari menekankan bahwa jika Anda memiliki GERD, maka harus berobat sampai tuntas. 

Di sisi lain, ada dokter yang mencoba mengedukasi hal ini di media sosial. Sayangnya, malah mendapat reaksi keras dari netizen. Bagi netizen, GERD menjadi penyebab kematian Lula Lahfah. Ini yang kemudian memicu istilah 'matinya kepakaran' viral di media sosial. 

Seperti apa informasi selengkapnya tentang istilah matinya kepakaran yang sedang viral di media sosial? Baca beritanya sampai selesai.

Dokter Vs Netizen soal GERD Tidak Sebabkan Sakit Jantung

Salah satu pernyataan dokter yang diserang netizen adalah postingan Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi dr Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP(K) di Threads. Dokter Bobby menegaskan kalau GERD tidak menyebabkan sakit jantung. 

"GERD gak bikin sakit jantung. Sudah itu saja," kata dr Bobby singkat. 

Rupanya, postingan itu langsung diserang netizen, salah satunya akun @jumozaa yang ngeyel yang menyebut kalau GERD ada kaitannya dengan masalah jantung. Padahal, informasi awal disampaikan oleh dokter yang mengerti ilmunya. 

Si netizen dengan gampangnya malah meminta dr Bobby untuk belajar lagi ilmu kedokteran. Hal ini yang kemudian memicu istilah 'Matinya Kepakaran' viral di jagat maya. 

"(GERD) gak bikin sakit jantung, tapi dada sesak. Kematian Lula henti napas, henti napas henti jantung, karena kurangnya oksigen yang mengalir ke darah. Darah tidak mengalir, jantung berhenti. GERD anxiety memang gak bikin sakit jantung, tapi bisa berhubungan dengan jantung. Belajar lagi deh dok," kata si netizen. 

Reaksi netizen seperti ini ternyata bukan hanya satu orang, tapi banyak. Misalnya saja akun @hestisyawalia, dia bahkan berani menantang dokter yang menyebut GERD tidak ada kaitannya dengan masalah jantung. 

"Yang bilang GERD gak ada hubungannya sama jantung, sini maju. Emakku sudah bertahun-tahun survive sama pembengkakan jantung yang diawali dengan penyakit GERD kronis yang dideritanya. Jadi, stop, ya, bilang GERD gak ada hubungannya sama penyakit jantung!" kata si netizen. 

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah  Konsultan dr Vito Anggarino Damay, SpJP(K) merespons pernyataan si netizen di atas. Apa kata dr Vito? 

"GERD memang tidak ada hubungannya sama jantung. Tapi, semoga emaknya membaik dan stabil, ya, sekarang. Izin berkenalan, saya dokter spesialis jantung, pengalaman praktik dokter 17 tahun menulis 15 buku dan 1000-an video edukasi di Youtube. Boleh disimak, pasti bermanfaat untuk lebih mengerti keadaan emak. Salam hormat, ya," kata dr Vito. 

Pembahasan ini masih panas di Threads hingga sekarang. Masih banyak netizen yang menyangkal bahwa GERD tidak ada hubungannya dengan sakit jantung, pun menyebabkan kematian. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut