Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Telkomsel Akui Internet Down Siang Ini, IndiHome Ikut Lumpuh!
Advertisement . Scroll to see content

Operasional IT Makin Penting, Bisa Tentukan Keberhasilan Bisnis Digital!

Kamis, 05 Februari 2026 - 16:30:00 WIB
Operasional IT Makin Penting, Bisa Tentukan Keberhasilan Bisnis Digital!
Ilustrasi sistem IT mampu memaksimalkan bisnis digital. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Ketergantungan bisnis terhadap perangkat digital kian tinggi. Mulai dari mesin kasir, ponsel operasional, hingga aplikasi pendukung layanan pelanggan, semuanya menjadi bagian penting dalam aktivitas harian.

Di balik itu, muncul tantangan baru, yaitu bagaimana memastikan seluruh sistem IT tetap berjalan tanpa hambatan. Ini yang coba dibahas selengkapnya dalam Ngobar Show 2026 yang digelar PT Global Asia Sinergi (GAS) di Jakarta.

Menjadi pertanyaan sekarang, kenapa ekosistem IT bisa menentukan keberhasilan bisnis di zaman sekarang?

Acara Ngobar Show 2026 mengulik pentingnya sistem IT yang optimal. (Foto: Istimewa)
Acara Ngobar Show 2026 mengulik pentingnya sistem IT yang optimal. (Foto: Istimewa)

IT Administrator GAS, Robert Tampubolon, mencontohkan kondisi saat perangkat kasir di ritel atau coffee shop tiba-tiba mengalami gangguan di jam sibuk.

"Dalam satu hari operasional, pemasukan bisa puluhan juta rupiah. Jika sistem bermasalah selama satu jam saja, kerugiannya bisa signifikan," ujar Robert dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (5/2/2026).

Situasi tersebut memperlihatkan pentingnya pengelolaan perangkat IT secara terpusat. Melalui teknologi terpadu, perangkat kerja dapat dibatasi hanya untuk aplikasi tertentu, dipantau kinerjanya, serta ditangani dari jarak jauh tanpa harus menunggu kehadiran teknisi di lokasi.

Selain gangguan sistem, keamanan data juga menjadi perhatian. Kehilangan perangkat kerja, seperti ponsel atau tablet operasional, berpotensi membuka akses ke data penting perusahaan.

Dengan pengelolaan IT jarak jauh, perangkat yang hilang dapat langsung dikunci sehingga data di dalamnya tetap terlindungi.

Business Development Manager GAS, Rizky Raharja, menyebut pemantauan aplikasi dan penggunaan jaringan secara real-time membantu perusahaan memahami kondisi operasional secara menyeluruh. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih akurat.

"Pengelolaan IT yang baik bukan hanya soal perbaikan, tetapi memastikan sistem berjalan sesuai kebijakan dan kebutuhan bisnis," ujarnya.

Presales Asia Pacific SOTI, Budi Wibowo, menambahkan, sistem pengamanan perangkat kini dirancang untuk bersifat preventif. Dengan pengaturan tertentu, perangkat dapat otomatis dikunci saat kondisi berisiko terdeteksi, seperti ketika baterai melemah atau perangkat tidak berada di lokasi semestinya.

Sementara itu, GM Solution GAS, Windy Hendwiananda, menyoroti tantangan bisnis dengan jaringan lokasi yang luas dan tersebar. Menurut dia, tanpa pengelolaan jarak jauh, perbaikan perangkat di daerah terpencil dapat memakan waktu lama dan berdampak langsung pada pendapatan.

"Pengelolaan IT secara remote memungkinkan masalah ditangani lebih cepat tanpa harus mengirim tim ke setiap lokasi," katanya.

Dengan kata lain, pengelolaan IT tidak lagi sekadar respons terhadap gangguan, melainkan bagian dari strategi menjaga keberlangsungan bisnis.

Teknologi terpadu dinilai mampu membantu perusahaan meminimalkan risiko, meningkatkan efisiensi, serta memastikan layanan tetap berjalan di tengah tantangan operasional yang semakin kompleks.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut