Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Strategi Grab Indonesia Jemput Peluang Bisnis di Tengah Tekanan Ekonomi Global 2026
Advertisement . Scroll to see content

Tinggalkan Sistem Penyimpanan Konvensional, Lexar Kembangkan AI Storage Core

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:51:00 WIB
Tinggalkan Sistem Penyimpanan Konvensional, Lexar Kembangkan AI Storage Core
Metode penyimpanan konvensional dinilai tidak lagi mampu mengimbangi perkembangan endpoint berbasis AI. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong perubahan besar dalam teknologi penyimpanan data. Seiring komputasi AI yang semakin bergeser dari cloud ke edge, perangkat seperti AI PC, kendaraan cerdas, hingga sistem robotika kini menghadapi tantangan penyimpanan yang semakin kompleks.

Metode penyimpanan konvensional dinilai tidak lagi mampu mengimbangi perkembangan endpoint berbasis AI. Kondisi tersebut membuat bandwidth dan responsivitas penyimpanan menjadi salah satu hambatan utama dalam mendukung performa perangkat AI generasi terbaru.

Berdasarkan proyeksi Gartner, pengiriman AI PC diperkirakan mencapai 143 juta unit pada 2026 atau mewakili lebih dari setengah pasar PC global. Menjawab tren tersebut, Lexar mengembangkan AI Storage Core, fondasi penyimpanan baru yang dibangun di atas tiga pilar utama, yakni Performa, Keandalan, dan Fleksibilitas. Teknologi ini menjadi langkah awal Lexar memasuki era penyimpanan AI tingkat konsumen.

Pada aspek performa, Lexar AI Storage Core memiliki kecepatan baca dan tulis berurutan yang tinggi untuk mendukung pemrosesan data AI dalam skala besar. Perusahaan juga mengembangkan optimalisasi I/O blok kecil (512B) serta kolaborasi dengan sistem host melalui lapisan SLC Boost dan Read Cache guna mempercepat pemuatan Large Language Model (LLM), pembuatan gambar generatif, dan berbagai tugas AI real-time lainnya.

Dari sisi keandalan, perangkat ini dibangun menggunakan teknologi paket terintegrasi Longsys yang memberikan perlindungan terhadap debu, air, guncangan, hingga radiasi. Beberapa model mendatang bahkan dirancang mampu beroperasi pada suhu ekstrem antara -40°C hingga 85°C, sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan kendaraan otonom, robotika luar ruangan, dan aplikasi kritis lainnya.

Sementara itu, fleksibilitas menjadi keunggulan lain yang ditawarkan melalui desain hot-swappable. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna memasang atau melepas perangkat tanpa harus mematikan sistem. Dukungan boot melalui PCIe juga memungkinkan sistem operasi Windows, aplikasi, dan data dijalankan langsung dari modul penyimpanan, sehingga mempermudah portabilitas sistem dan kolaborasi lintas perangkat.

Sejalan dengan pengembangan AI Storage Core, Lexar tengah menyiapkan tiga produk penyimpanan berstandar AI, yakni AI-Grade SSD untuk AI PC dan komputasi berperforma tinggi, AI-Grade Storage Stick untuk ekspansi kapasitas instan pada PC generasi berikutnya, serta AI-Grade Card yang dirancang untuk pencitraan AI 8K, fusi sensor, dan analitik edge secara real-time. Platform ini nantinya juga akan diperluas ke sektor AI gaming, AI imaging, robotika cerdas, dan sistem otomotif generasi berikutnya.

"Saat Lexar merayakan ulang tahunnya yang ke-30, kami tidak hanya melihat kembali apa yang telah kami bangun — kami juga melangkah lebih cepat menuju masa depan. AI secara fundamental mengubah cara data diciptakan, diproses, dan disimpan, dan Lexar berkomitmen untuk berada di garis depan perubahan tersebut," ujar General Manager Lexar APAC, William Lu dalam keterangan persnya dilansir Kamis (11/6/2026).

"Inisiatif AI Storage Core kami menandai era baru bagi merek ini — di mana penyimpanan menjadi penggerak kecerdasan, bukan sekadar tempat penyimpanan pasif. Indonesia merupakan pasar yang sangat penting dalam perjalanan ini, dan kami menantikan untuk terus berkembang bersama komunitas kreator, gamer, dan pengguna teknologi yang dinamis di sini," katanya.

Regional Sales Director Lexar APAC, Leanne Tsai menilai Indonesia menjadi salah satu pasar paling menarik di Asia Tenggara karena didukung populasi muda yang tumbuh bersama perkembangan dunia digital serta membutuhkan performa dan keandalan terbaik.

"Baik itu kreator konten yang mengabadikan momen viral berikutnya, gamer yang mendorong performa sistem mereka hingga batas maksimal, maupun penggemar sepak bola yang kembali mengenang gol penentu kemenangan, Lexar hadir untuk memastikan setiap momen dapat tersimpan dengan aman. Kami memiliki komitmen yang kuat terhadap pasar ini, dan pengumuman hari ini hanyalah awal dari perjalanan tersebut," katanya.

Melalui inovasi berkelanjutan, kemitraan strategis, dan pengembangan portofolio teknologi penyimpanan, Lexar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan performa, keandalan, dan kreativitas yang mendukung generasi baru pengalaman digital. Komitmen tersebut juga ditujukan untuk memberdayakan komunitas kreator, gamer, dan profesional teknologi yang terus berkembang di Indonesia.

Sejak berdiri pada 1996, Lexar berkembang dari pelopor standar kartu memori menjadi merek global yang mendukung kebutuhan kreator, gamer, profesional, hingga perangkat pintar generasi berikutnya. Memasuki 2026, perusahaan berfokus menjawab kebutuhan pengguna yang terus berubah sekaligus mempersiapkan masa depan yang ditopang alur kerja berbasis AI, mobilitas, dan data real-time.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut