Viral Fenomena Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan Lewat Postingan Instagram, Ini Buktinya!
JAKARTA, iNews.id – Di era digital seperti sekarang, berbagi kebaikan tidak selalu harus dilakukan secara langsung. Melalui media sosial, siapa pun kini bisa memberi manfaat kepada sesama, bahkan hanya dengan membagikan cerita sederhana di internet.
Tren berbagi kebaikan melalui platform digital semakin berkembang, terutama saat bulan Ramadhan. Media sosial seperti Instagram kini menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk menginspirasi sekaligus membantu orang lain lewat berbagai gerakan sosial.
Salah satu contoh gerakan baik ini adalah #SatuSendokSeribuKebaikan yang mengajak masyarakat membagikan cerita kebaikan selama Ramadan di media sosial. Setiap unggahan yang dibagikan melalui tagar tertentu akan dikonversi menjadi donasi bagi anak-anak yatim.
Gerakan ini mendorong keluarga Indonesia untuk membagikan momen sahur, berbuka puasa, hingga cerita tentang aktivitas positif anak-anak selama menjalani Ramadhan. Tujuannya bukan hanya sekadar berbagi cerita, tetapi juga menyebarkan semangat kebaikan kepada lebih banyak orang.
Head of Marketing PT Flora Food Indonesia, Ade Savitri, menyatakan, tindakan kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak yang lebih besar. Menurut dia, kebiasaan sederhana seperti berbagi cerita kebaikan di media sosial bisa menjadi cara baru untuk menanamkan nilai empati kepada anak sekaligus menginspirasi masyarakat luas.
"Seperti satu sendok kebaikan yang melengkapi kebutuhan keluarga, kami percaya tindakan kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak besar bagi banyak orang," ujar Ade dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).
Setiap satu unggahan cerita kebaikan yang dibagikan akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp10.000 yang kemudian disalurkan kepada anak-anak yatim melalui lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim.
Program dari BlueBand tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial, termasuk acara buka puasa bersama ribuan anak yatim yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi mereka.
Direktur Utama Rumah Yatim, Nugroho Bejo Wismono, mengatakan keterlibatan masyarakat dalam gerakan seperti ini memiliki dampak besar bagi anak-anak yang membutuhkan.
Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum yang penuh harapan bagi anak-anak yatim karena banyak pihak yang menunjukkan kepedulian.
"Ketika banyak keluarga ikut terlibat, anak-anak merasakan bahwa ada banyak orang yang mendukung dan menyemangati mereka untuk terus melangkah maju," kata Nugroho.
Fenomena ini menunjukkan bahwa media sosial tidak selalu identik dengan hiburan atau konten viral semata. Platform digital juga bisa menjadi sarana menebar kebaikan dan menggerakkan aksi sosial secara lebih luas.
Editor: Muhammad Sukardi